Tekanan besar kini tengah menghantam Michael Carrick setelah Manchester United menelan kekalahan telak 1-4 dari Como pada ajang Liga Champions yang digelar Rabu (21/10). Hasil memalukan tersebut memperpanjang tren negatif Setan Merah yang baru mengemas dua kemenangan dari 11 pertandingan awal musim ini di semua kompetisi, menempatkan posisi sang juru taktik di ujung tanduk menjelang duel krusial kontra Bournemouth.
Situasi internal tim kian memanas setelah terjadi gesekan terbuka antara Carrick dan kapten tim, Bruno Fernandes, terkait taktik yang diterapkan di atas lapangan. Laporan media Inggris menyebutkan bahwa manajemen klub mulai menyiapkan langkah antisipasi jika rentetan hasil buruk ini terus berlanjut, termasuk membidik sejumlah nama besar untuk menggantikan posisi di kursi kepelatihan.
Nama Antonio Conte langsung mencuat sebagai salah satu kandidat kuat yang dikabarkan tertarik merapat ke Old Trafford setelah meninggalkan Napoli akhir musim lalu. Kendati demikian, para petinggi klub dikabarkan masih menyimpan keraguan mendalam karena khawatir karakter keras pelatih asal Italia tersebut tidak sejalan dengan kultur baru yang sedang dibangun oleh manajemen.
Selain Conte, bursa calon manajer baru juga diramaikan oleh mantan pelatih tim nasional Jerman, Julian Nagelsmann, yang kabarnya terbuka untuk mengambil alih kendali. Sejumlah arsitek tim Premier League lain seperti Fabian Hurzeler, Eddie Howe, hingga Unai Emery turut masuk dalam radar pantauan ketat manajemen Setan Merah.
Di tengah badai kritik dan bayang-bayang pemecatan, Carrick menegaskan bahwa dirinya masih menaruh optimisme tinggi untuk membalikkan keadaan. "Saya sangat kecewa. Saya frustrasi, bahkan lebih dari sekadar frustrasi. Sejujurnya, saya benar-benar marah," ujar Carrick mengekspresikan kekecewaannya usai laga.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang