Publik sepak bola negeri jiran mendadak dibuat meradang setelah gelandang asal Belanda, Sem Scheperman, dengan santai mengakui bahwa klaim garis keturunan Malaysia miliknya hanyalah sebuah lelucon belaka. Pengakuan yang mendadak viral di media sosial ini langsung memicu gelombang kemarahan suporter setelah sebelumnya sempat memunculkan harapan besar bagi skuad Timnas Malaysia.
Dalam laporan yang dilansir dari Stadiumastro dan diunggah kembali melalui siniar Harimau Abroad, Scheperman secara blak-blakan meralat cerita lamanya tentang sang nenek. Isu naturalisasi ini sejatinya bermula pada Februari 2025 ketika Asosiasi Sepak Bola Malaysia atau FAM dikabarkan mendekati sejumlah pemain keturunan di Eropa demi mendongkrak prestasi tim nasional mereka di kancah internasional.
Namun, alih-alih berlabuh ke Asia Tenggara, candaan pemain berusia muda tersebut justru dianggap mencederai perasaan suporter setia Harimau Malaya. Akun pemerhati diaspora sepak bola, Diaspora Ballers, secara terbuka mengecam tindakan tersebut dan menilai urusan darah keturunan bukanlah bahan guyonan yang pantas dilemparkan ke ruang publik.
Kritik tajam terus mengalir karena isu pemain keturunan di sana tengah berada dalam sorotan tajam menyusul kasus sanksi FIFA akibat pemalsuan dokumen pada tahun 2025 lalu. Situasi pelik ini membuat para pendukung menuntut adanya klarifikasi serta permintaan maaf secara terbuka dari pihak sang pemain agar polemik tidak semakin memanas.
Hingga detik ini, belum ada respons lanjutan maupun permohonan maaf resmi yang keluar dari mulut Scheperman terkait kehebohan yang ia ciptakan. Kasus ini sekaligus menjadi tamparan keras bagi dinamika perburuan pemain diaspora yang kerap kali diwarnai spekulasi liar di media sosial.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang