Paris Saint-Germain akhirnya mendapat ruang ganti tambahan untuk laga UEFA Super Cup melawan Aston Villa. Hal ini terjadi setelah klub juara bertahan Liga Champions itu mengeluhkan fasilitas yang disediakan di Red Bull Arena, Austria, dinilai kurang memadai.

Dalam pertemuan pra-pertandingan pada Senin (11/8/2025), ofisial PSG menyampaikan ketidakpuasan mereka kepada UEFA. Mereka merasa ruang ganti yang diberikan terlalu kecil, apalagi jika dibandingkan dengan luas ruang ganti yang dipakai Aston Villa. Padahal, PSG adalah juara bertahan Super Cup setelah musim lalu mengalahkan Tottenham lewat adu penalti.

Sumber dari BBC Sport menyebutkan, PSG ingin memiliki ruang ganti dengan ukuran yang setara dengan Villa. UEFA pun merespons dengan mengalokasikan ruang ganti cadangan yang biasanya digunakan untuk ofisial pertandingan. Ruangan itu kini menjadi milik PSG tanpa harus memindahkan ofisial yang ada. Langkah ini dinilai sebagai bentuk penghormatan UEFA terhadap status PSG sebagai juara bertahan.

Pelatih PSG, Luis Enrique, membawa skuad berisi 20 pemain ke Austria. Beberapa nama menonjol ikut serta, seperti Bradley Barcola yang menjadi incaran Liverpool, gelandang Vitinha, dan bek kiri Lucas Digne yang baru bergabung dari Aston Villa pada bursa transfer musim panas ini.

PSG datang ke laga ini setelah berhasil mempertahankan gelar Liga Champions dengan mengalahkan Arsenal pada final Mei lalu. Sementara itu, Aston Villa justru tampil di Super Cup untuk pertama kalinya sejak 1982. Villa sendiri lolos setelah menjuarai Liga Europa musim lalu, mengakhiri paceklik trofi selama 30 tahun di bawah asuhan Unai Emery.

Duel antara PSG dan Aston Villa dijadwalkan berlangsung di Red Bull Arena, Leipzig, Austria, pada Rabu (13/8/2025) malam WIB. Laga ini diprediksi berjalan sengit karena kedua tim sama-sama memiliki ambisi besar mengawali musim dengan gelar.