Menatap pekan krusial Liga Indonesia, PSM Makassar kini tengah mematangkan strategi khusus untuk meredam kedahsyatan bola mati milik sang calon lawan. Duel sengit ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie Parepare, Sulawesi Selatan, di mana Juku Eja bertekad melanjutkan tren positif mereka usai mengamankan kemenangan perdana.
Pelatih Darije Kalezic mengungkapkan bahwa progres tim menunjukkan grafik menanjak, terutama dari segi koordinasi taktik dan keseimbangan antarlini di atas lapangan. Meski demikian, fokus utama skuad tuan rumah langsung tertuju pada potensi ancaman yang bisa dihadirkan oleh Persebaya Surabaya melalui situasi bola mati yang terbukti sangat efektif dalam beberapa laga terakhir mereka.
Berdasarkan evaluasi taktikal dari lima pertandingan pamungkas Bajul Ijo, setidaknya dua dari enam gol total mereka lahir dari skema bola mati, termasuk saat memanfaatkan sepak pojok ketika menghadapi PSS Sleman. Menyadari bahaya tersebut, sang juru taktik asal Bosnia ini mewajibkan anak asuhnya untuk meminimalisir pelanggaran tidak perlu di area sepertiga akhir pertahanan sendiri.
Kendati persiapan berjalan optimal, kubu tuan rumah harus menghadapi ujian berat akibat absennya bek tangguh Dusan Lagator yang terkena sanksi kartu merah. Sang pelatih menyayangkan keputusan pengadil lapangan tersebut karena sang pemain belakang tengah berada dalam performa puncak dan konsisten memberikan kontribusi krusial bagi lini pertahanan tim.
Dengan modal kepercayaan diri yang tinggi usai kemenangan pekan sebelumnya, Juku Eja dipastikan akan tampil ngotot di hadapan pendukung sendiri. Konsentrasi penuh selama novatus pertandingan akan menjadi kunci utama bagi tim tuan rumah untuk meredam agresivitas lawan dan mengamankan poin penuh di kandang.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang