Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, secara terbuka mengungkapkan bahwa skuad Timnas Indonesia masih membutuhkan tambahan amunisi baru di beberapa posisi krusial. Langkah taktis ini diambil sebagai bagian dari persiapan jangka panjang menghadapi ketatnya persaingan di level Asia, terutama menatap target besar di depan.
Dalam keterangannya di Jakarta, Erick membeberkan bahwa sektor sayap, lini tengah, dan barisan penyerang menjadi titik yang paling mendesak untuk segera diperkuat. Evaluasi mendalam terus dilakukan bersama jajaran pelatih demi meramu komposisi paling ideal sebelum turun di turnamen-turnamen mayor berikutnya yang akan menguji kapasitas Garuda di kancah internasional.
Jika lini belakang dan penjaga gawang dinilai sudah cukup stabil dengan beberapa opsi mumpuni, posisi bek kanan justru menjadi pekerjaan rumah tersendiri. Keterbatasan pilihan akibat cedera pemain membuat federasi harus berpikir cepat mencari alternatif sepadan agar keseimbangan taktik racikan pelatih tidak goyah ketika menghadapi lawan-lawan tangguh.
Erick juga sempat menyinggung perbandingan kedalaman skuad Timnas Indonesia dengan kekuatan raksasa Asia seperti Jepang. Menurut mantan petinggi klub Eropa tersebut, standar kompetitif tinggi dan banyaknya pemain yang berkarier di luar negeri menjadi kunci utama kedalaman skuad yang matang bagi sebuah tim nasional modern saat ini.
Tidak hanya fokus pada agenda terdekat, perburuan pemain baru ini juga diorientasikan untuk membangun fondasi kuat menuju Kualifikasi Piala Dunia 2030. Pemetaan kebutuhan tim terus dimatangkan bersama Badan Tim Nasional demi memastikan Garuda mampu berbicara banyak di ronde-ronde selanjutnya.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang