Stadion bergemuruh ketika Sassuolo kembali membuktikan diri sebagai pembunuh raksasa di Serie A musim ini. Menjamu raksasa AC Milan, Neroverdi sukses mengamankan satu poin penting lewat hasil imbang 1-1 yang penuh drama taktik di atas lapangan hijau. Pelatih Alberto Aquilani secara terbuka memuji kedewasaan mental anak asuhnya yang sempat berada di bawah tekanan hebat sepanjang babak pertama.
Laga berjalan sengit sejak menit awal ketika AC Milan mengambil alih kendali permainan. Tim tamu bahkan sempat unggul lebih dulu lewat sepakan keras Adrien Rabiot yang memperdaya penjaga gawang Arijanet Muric di sudut atas gawang. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena ketenangan tuan rumah merespons keadaan.
Hanya selang lima menit dari gol kejutan tersebut, Cas Odenthal berhasil menyamakan kedudukan melalui kemelut di depan gawang dari situasi bola mati. Gol ini menegaskan bahwa skema set-piece tetap menjadi senjata paling mematikan bagi pasukan Aquilani dalam membongkar pertahanan tim-tim besar Italia musim ini.
Selepas pertandingan, sang pelatih mengakui timnya sempat terlalu dalam bertahan dan membiarkan Milan memegang inisiatif serangan. Kendati demikian, respons cepat serta kecerdasan membaca situasi pertandingan membuat Aquilani merasa sangat puas dengan torehan satu poin di kandang sendiri.
Hasil imbang ini menjaga tren positif Sassuolo yang sebelumnya juga sempat mengejutkan Juventus dengan kemenangan 3-2. Kedewasaan taktik serta kemampuan meredam tekanan dari klub-klub elite kini menjadi modal berharga bagi Neroverdi untuk terus bersaing di papan atas kompetisi.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang