Eks pelatih Cesare Prandelli melihat adanya era baru yang sedang dibangun di tubuh Gli Azzurri. Menurutnya, revolusi total kini tengah berjalan di bawah komando pelatih Roberto Mancini, yang kembali menunjukkan keberanian dalam meramu taktik dan memercayai pemain muda.

Perjalanan awal periode kedua Mancini memang diwarnai hasil yang beragam, mulai dari kekalahan 0-2 atas Belgia, kemenangan meyakinkan 4-1 dan 3-1 atas Turki, hingga hasil imbang kontra Prancis. Namun, respons taktik di atas lapangan menunjukkan transformasi mentalitas yang signifikan bagi skuad utama Timnas Italia.

Prandelli menilai bahwa langkah berani memberikan debut kepada tujuh pemain baru menunjukkan komitmen jangka panjang sang pelatih. Total, sudah ada 64 debutan yang lahir dari tangan dingin Mancini selama dua periode kepemimpinannya di kursi allenatore.

Dalam wawancaranya, Prandelli juga menyinggung nasib kurang beruntung yang sempat dialami oleh eks pelatih Gennaro Gattuso. Situasi darurat serta minimnya waktu membuat pendahulunya tersebut kesulitan melakukan regenerasi skuad secara maksimal seperti yang bisa dilakukan saat ini.

Nama Michael Kayode disebut sebagai bintang paling bersinar dalam jeda internasional kali ini berkat kombinasi kekuatan fisik, kecepatan, dan ketenangannya. Keberanian Mancini memainkan para talenta muda diyakini bakal menjadi fondasi kebangkitan sepak bola Italia di level internasional.