Manajer Roberto De Zerbi tak bisa menyembunyikan rasa bangganya usai membawa Tottenham Hotspur meraih kemenangan krusial 2-0 atas Chelsea di Stamford Bridge. Hasil gemilang ini menjadi catatan sejarah tersendiri karena ini adalah kemenangan tandang kedua mereka di kandang The Blues dalam 34 kunjungan terakhir di ajang Premier League.

Gol bunuh diri Mike Penders pada menit ke-77 serta aksi individu memukau dari Mathys Tel sepuluh menit berselang memastikan tiga poin penuh bagi tim tamu. Pertandingan ini juga diwarnai kartu merah bagi bintang tuan rumah, Cole Palmer, yang harus meninggalkan lapangan lebih cepat akibat dua kartu kuning setelah terlibat insiden dan melakukan tekel terlambat.

Kemenangan tandang ini terasa sangat spesial bagi De Zerbi setelah awal musim yang berat di mana mereka sempat menghuni dasar klasemen. Padahal, manajemen klub telah menggelontorkan dana sekitar Rp8 Triliun untuk memboyong 10 pemain baru demi memperbaiki performa usai nyaris terdegradasi musim lalu. Menurut sang pelatih, perubahan mentalitas di ruang ganti menjadi kunci utama kebangkitan tim saat ini.

Titik balik kebangkitan tersebut diyakini bermula dari sebuah pertemuan tertutup yang jujur dan terbuka sebelum laga imbang melawan Manchester United awal bulan ini. Dari situlah atmosfer ruang ganti mulai mencair dan kekompakan antarpemain terjalin semakin erat, membuat gaya permainan di atas lapangan ikut terkerek naik secara signifikan.

Kendati demikian, hasil manis di Stamford Bridge harus dibayar mahal dengan kembalinya masalah cedera yang menimpa gelandang kreatif James Maddison. Pemain andalan tersebut terpaksa ditarik keluar pada babak kedua dalam penampilan sebagai starter keduanya usai absen panjang akibat operasi ACL, meski De Zerbi berharap masalah fisik tersebut tidak tergolong parah.