Kabar buruk menghantam Paris Saint-Germain setelah winger andalan mereka dipastikan harus menepi dalam jangka panjang akibat cedera lutut parah. Bintang asal Georgia tersebut mengalami robek pada anterior cruciate ligament atau ACL ketika tampil membela timnya di ajang Liga Champions melawan Barcelona pada Selasa malam.
Pertandingan sengit tersebut sebenarnya dimenangkan oleh Les Parisiens dengan skor 4-2 lewat gol-gol penentu di menit akhir. Namun, kemenangan ini harus dibayar mahal oleh tim asuhan pelatih Luis Enrique setelah Khvicha Kvaratskhelia harus ditandu keluar lapangan pada menit ke-59 usai berduel dengan pemain lawan, Xavi Espart. Pihak klub langsung mengonfirmasi bahwa sang pemain harus segera naik meja operasi dalam beberapa hari mendatang sebagai langkah awal pemulihan lutut kanannya.
Cedera ACL ini memaksa Kvaratskhelia harus melewatkan sisa kompetisi musim 2026-27 karena proses pemulihan biasanya membutuhkan waktu minimal sembilan bulan. Kehilangan sang pemain tentu menjadi pukulan telak bagi lini serang tim, mengingat performa dominannya musim lalu sempat menjadikannya salah satu kandidat kuat peraih Ballon d'Or berkat kesuksesan di kasta tertinggi Eropa.
Situasi di ruang perawatan Paris Saint-Germain semakin mengkhawatirkan karena badai cedera juga menimpa pilar penting lainnya dalam laga kontra Barcelona. Kapten tim Marquinhos serta pemenang Ballon d'Or 2025 Ousmane Dembele turut ditarik keluar akibat masalah pada bagian paha dan harus menjalani perawatan intensif selama beberapa pekan ke depan.
Satu-satunya secercah harapan bagi Kvaratskhelia adalah mencoba meniru catatan pemulihan kilat Zlatan Ibrahimovic pada tahun 2017 silam yang mampu pulih dalam tujuh bulan. Jika skenario terbaik itu terwujud, sang winger paling cepat baru bisa merumput kembali pada laga pemungkas liga menghadapi Toulouse bulan Mei mendatang atau berpotensi tampil di final Liga Champions jika klubnya lolos.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang