Penyerang Rafael Struick memberikan pengakuan mengejutkan terkait peluangnya kembali memperkuat skuad Garuda di bawah arahan pelatih anyar. Pemain berusia 23 tahun tersebut mengaku tidak ingin berharap terlalu tinggi untuk bisa mendapatkan panggilan membela Timnas Indonesia dalam waktu dekat.

Sikap pasrah tersebut ditunjukkan Struick setelah dirinya melewati periode panjang tanpa menit bermain di level internasional. Meski demikian, ia menegaskan komitmen penuhnya untuk mencurahkan segenap kemampuan bersama klub Liga 1, Dewa United, demi menjaga standar performa terbaiknya di atas lapangan hijau.

Situasi pelik ini bukan tanpa alasan, mengingat catatan menunjukkan bahwa Struick sudah absen selama lebih dari satu tahun dari skuad utama Garuda. Penampilan kompetitif terakhirnya bersama timnas tercatat terjadi pada tanggal 20 Maret 2025 ketika skuad Merah Putih melakoni laga tandang menghadapi Australia dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Selepas pertandingan tersebut, nama sang penyerang muda hanya menghiasi bangku cadangan hingga fase putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 tuntas diselenggarakan. Bahkan, dalam beberapa agenda resmi selanjutnya, namanya sama sekali tidak lagi muncul di dalam daftar pemain yang dipanggil oleh jajaran pelatih.

Kendati demikian, pemain yang sempat memperkuat tim U-23 tersebut menolak untuk menyerah begitu saja pada keadaan demi memikat hati sang juru taktik. Ia memilih untuk memusatkan konsentrasi penuh pada setiap sesi latihan dan pertandingan bersama klubnya agar kualitas permainannya kembali terpantau.

"Mudah-mudahan, penampilan dan kualitas permainan saya bisa terlihat sehingga pelatih bisa menilainya. Saya selalu siap jika mendapatkan panggilan di tim senior," ujar Struick menutup pernyataannya di Jakarta.