Malam bersejarah baru saja diukir oleh Calvin Verdonk ketika turun sebagai pemain inti dalam lanjutan kompetisi Lille di ajang paling elite benua biru. Berperan krusial di pos bek kiri dalam balutan formasi 4-3-3, pemain andalan Timnas Indonesia ini sukses membuktikan kapasitasnya di panggung tertinggi sepak bola Eropa.
Dilansir dari CNN Indonesia, Verdonk tampil penuh selama 2x45 menit tanpa tergantikan saat menjamu Galatasaray di Stadion Pierre Mauroy. Selama pertandingan berjalan, ia lebih banyak memikul beban bertahan yang cukup masif untuk meredam lini serang lawan, meski tidak sempat melepaskan tembakan maupun operan berbahaya di area sepertiga akhir lapangan.
Kesibukan luar biasa terlihat dari catatan sentuhan bola sang bek berusia 29 tahun yang menyentuh angka lebih dari 60 kali penguasaan. Peran vital dalam menggalang lini belakang ini membuatnya menjadi salah satu pemain paling sibuk di atas lapangan hijau bersama rekan setimnya seperti Alexsandro dan Nabil Bentaleb.
Berbagai situs statistik terkemuka pun langsung merilis rapor performa sang pemain seusai laga usai. Whoscored memberikan apresiasi berupa nilai 6,5, sebuah angka yang bahkan sedikit lebih tinggi ketimbang rata-rata keseluruhan skuad Lille yang berada di kisaran 6,32 dalam pertandingan tersebut.
Sementara itu, variasi penilaian juga datang dari Soccerway yang memberikan angka 6,6 untuk sang pemain berdarah Aceh tersebut. Meski Sofascore dan Fotmob memberikan sedikit catatan berbeda di kisaran angka 6,0 hingga 6,1, penampilan penuh sejarah ini tetap menjadi tonggak penting bagi kiprah pemain Indonesia di kancah antarklub Eropa.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang