Badai kritik langsung menghantam Juventus setelah menelan kekalahan telak tiga gol tanpa balas saat menjamu Lazio di Allianz Stadium. Mantan penyerang Bianconeri, Fabrizio Ravanelli, tanpa ragu menyebut penampilan skuad asuhan Luciano Spalletti sebagai yang paling buruk yang pernah ia saksikan. Menurutnya, tim tampil sangat tidak dikenali dan kehilangan determinasi yang selama ini menjadi ciri khas klub.
Kekalahan menyakitkan di Serie A ini tercipta lewat gol-gol yang disarangkan oleh Oliver Provstgaard, Gustav Isaksen, dan Fisayo Dele-Bashiru. Hasil negatif tersebut membuat posisi Si Nyonya Tua semakin disorot tajam oleh para suporter di tribun yang mulai mendesak perubahan di kursi kepelatihan. Tekanan kian memuncak karena posisi di klasemen sementara menunjukkan tren yang kurang meyakinkan dibanding musim-musim sebelumnya.
Berbicara dalam program Radio Anch'io Sport yang dilansir dari Football Italia, Ravanelli menyoroti hilangnya mentalitas bertarung para pemain di atas lapangan. Ia menilai para penggawa Juventus tampil tanpa daya juang, minim agresivitas dalam memenangkan perebutan bola, dan terlihat ketakutan untuk meminta aliran si kulit bundar. Kurangnya karakter kuat membuat tim tampak rapuh di setiap lini pertahanan maupun lini serang.
Lebih lanjut, Ravanelli juga menyoroti masalah pelik di sepertiga akhir lapangan di mana tim saat ini tidak memiliki sosok penyerang tajam yang mampu mencetak 15 hingga 20 gol dalam semusim. Kegagalan manajemen dalam meramu kedalaman skuad membuat komposisi tim dinilai kurang seimbang. Situasi krisis ini menuntut evaluasi total dari semua elemen klub agar bisa segera bangkit dari keterpurukan.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang