Regulator audit Inggris secara resmi mengonfirmasi sedang memimpin penyelidikan atas berbagai kejanggalan akuntansi yang terjadi di dalam tubuh Manchester City. Langkah ini diambil setelah otoritas terkait mengambil alih pengawasan regulasi dari Institut Akuntan Berijazah di Inggris dan Wales sejak akhir September lalu. Meski belum ada investigasi formal yang dimulai, proses permintaan keterangan mendalam ini langsung menyita perhatian publik sepak bola.
Sorotan tajam ini muncul menyusul vonis bersalah dari komisi independen terhadap The Citizens atas berbagai pelanggaran regulasi keuangan Premier League antara musim 2009-2010 hingga 2017-2018. Klub yang diasuh oleh Pep Guardiola tersebut sebelumnya dinilai terbukti memanipulasi posisi keuangan hingga menembus angka lebih dari £900 juta atau sekitar Rp18 Triliun. Menanggapi tekanan masif tersebut, manajemen klub menegaskan bakal menempuh jalur banding.
Financial Reporting Council (FRC) selaku lembaga regulator memiliki sumber daya serta kewenangan yang jauh lebih besar untuk menjatuhkan sanksi jika terbukti ada pelanggaran nyata. FRC kini berhak memeriksa kinerja BDO selaku auditor klub guna memastikan apakah proses audit telah berjalan sesuai aturan yang berlaku. Tidak hanya itu, sanksi tegas juga bisa menyasar para individu seperti direktur atau pegawai klub yang tergabung dalam asosiasi akuntansi profesional.
Komisi independen sebelumnya menemukan fakta bahwa klub sempat memberikan kesan menyesatkan kepada para auditor terkait skema suntikan dana pemegang saham. Pihak auditor dilaporkan sama sekali tidak mengetahui skema tersembunyi di balik asal-usul dana tersebut. Di sisi lain, BDO memilih bungkam dan menolak memberikan komentar resmi ketika dimintai keterangan lanjutan oleh media.
Situasi genting ini memicu kritik keras dari Ketua Komite Bisnis House of Commons, Liam Byrne, yang menuntut pemerintah memperkuat kewenangan regulator. Melalui akun media sosialnya, ia menilai celah regulasi saat ini menyulitkan upaya pengumpulan bukti dan penindakan tegas terhadap pihak direksi. Polemik finansial ini diyakini bakal terus bergulir panas dan memengaruhi stabilitas klub di tengah upaya mereka mempertahankan prestasi di lapangan hijau.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang