Stadion Sinigaglia menjadi saksi bisu berakhirnya rekor luar biasa yang telah bertahan selama 77 tahun di kasta tertinggi Liga Italia. Duel antara Como dan Roma pada Minggu sore harus tuntas dengan skor kacamata 0-0. Hasil imbang tanpa gol ini merupakan yang pertama kalinya terjadi pada musim 2026-27 setelah melalui 54 pertandingan pembuka yang selalu diwarnai pesta gol.

Dilansir dari Football Italia, rentetan laga tanpa hasil 0-0 di awal musim ini menjadi yang terpanjang sejak musim 1949-50 silam. Selama 53 pertandingan beruntun sebelumnya, para penonton selalu disuguhkan ketajaman lini serang dari berbagai kesebelasan. Namun, ketatnya duel di kandang Como akhirnya memutus tren ofensif yang sempat memanjakan para penikmat sepak bola netral di awal musim kompetisi ini.

Sebelum kebuntuan ini pecah di Stadio Sinigaglia, jalannya kompetisi Serie A memang diwarnai banyak kejutan menyenangkan. Persaingan papan atas memanas berkat kehadiran Lazio yang secara mengejutkan mampu menempel ketat sang juara bertahan di puncak klasemen sementara. Selain itu, Cagliari juga tampil gemilang dengan merangsek ke zona empat besar, membalikkan prediksi banyak pihak yang menjagokan mereka berkutat di papan bawah.

Meskipun rekor gol beruntun harus terhenti di pertandingan ke-54, musim ini tetap mencatatkan sejarah tersendiri dalam catatan sepak bola Italia. Sebagai perbandingan, pada musim 1949-50 silam, rekor serupa baru terhenti pada pekan ketujuh ketika AC Milan dan Lazio bermain imbang tanpa gol di San Siro. Kali ini, rekor tersebut berhenti lebih cepat yakni pada pekan keenam kompetisi.

Bagi anak asuh di lapangan, hasil imbang ini memberikan evaluasi tersendiri dalam mencari efektivitas penyelesaian akhir di sepertiga akhir lapangan. Para suporter tentu berharap ketajaman lini serang tim-tim peserta segera kembali membara pada giornata berikutnya demi menjaga daya tarik kompetisi tetap berada di level tertinggi.