Badai kritik menerpa internal Manchester United setelah kekalahan menyakitkan 0-2 dari Atletico Madrid di ajang Liga Champions di Stadion Riyadh Air Metropolitano. Di tengah tekanan hebat tersebut, bek tangguh Lisandro Martinez justru melontarkan tembakan terbuka yang menyoroti kinerja jajaran petinggi klub. Situasi panas ini langsung memancing reaksi dari sang juru taktik, Michael Carrick, yang memilih meredam suasana di tengah atmosfer tribun yang mulai bergejolak.

Carrick mengaku belum melihat secara utuh wawancara kontroversial yang dilakukan oleh anak asuhnya itu sesaat setelah peluit akhir dibunyikan. Pelatih berusia 45 tahun tersebut menilai bahwa komentar menohok tersebut tidak lepas dari gelora emosi dan rasa frustrasi yang mendalam akibat gagal meraih hasil positif di kandang lawan. Menurut sang legenda klub, momen panas tepat seusai pertandingan bukanlah waktu yang bijak untuk langsung melompat pada kesimpulan atau mengambil tindakan disipliner.

Kritik tajam Martinez sendiri secara khusus dialamatkan kepada Direktur Teknik Jason Wilcox serta Kepala Eksekutif Omar Berrada terkait minimnya pergerakan klub di bursa transfer musim panas lalu. Pemain timnas Argentina itu secara blak-blakan menuntut investasi yang lebih besar demi membangun skuad yang kompetitif. Di sisi lain, rapor The Red Devils pada awal musim 2026/2027 memang tengah mengkhawatirkan dengan catatan hanya meraih dua kemenangan dari sembilan pertandingan lintas kompetisi.

Kendati situasi ruang ganti diguncang prahara, Carrick dengan tegas membantah adanya keretakan mentalitas di dalam skuad asuhannya. Ia tetap memberikan apresiasi tinggi terhadap etos kerja dan hasrat membara Bruno Fernandes dan rekan-rekan setimnya di atas lapangan hijau. Mantan gelandang timnas Inggris ini paham betul jika publik luar melihat ada masalah krusial akibat rentetan hasil minor, namun ia menjamin para pemain selalu mengerahkan kemampuan terbaik demi lambang di dada.

Konflik terbuka antara pemain dan manajemen ini tentu menjadi ujian berat bagi kestabilan tim yang sedang berjuang keluar dari tren negatif. Dilansir dari CNN Indonesia, rentetan hasil buruk ini memperbesar tekanan bagi manajemen untuk segera merespons tuntutan skuad agar bisa kembali bersaing di level tertinggi. Langkah lanjutan yang akan diambil oleh Carrick dan para petinggi klub dalam beberapa hari ke depan dipastikan bakal menjadi penentu arah musim Setan Merah.