Insiden penyerangan terhadap rombongan bus Elite Pro Academy Persib Bandung U-18 di Rest Area KM 360, Batang, Jawa Tengah, memancing perhatian luas dari berbagai kalangan sepak bola nasional. Kapten Persija Jakarta Rizky Ridho dengan tegas menyayangkan aksi kekerasan yang mencoreng nilai-nilai sportivitas olahraga ini.

Lewat unggahan di akun Instagram pribadinya, bek andalan Timnas Indonesia tersebut secara terbuka mengutuk tindakan beringas yang menyasar para penggawa muda. Menurutnya, tidak ada ruang sedikit pun bagi bentuk kekerasan apa pun di dalam ekosistem sepak bola, terutama ketika insiden tersebut menimpa para pemain usia dini yang sedang berjuang menggapai impian profesional mereka.

Peristiwa mencekam ini sendiri terjadi pada Minggu malam ketika rombongan armada muda Maung Bandung hendak pulang usai melakoni pertandingan melawan EPA Garuda United di Stadion UNS, Surakarta. Akibat penyerangan tersebut, kaca bus dilaporkan mengalami kerusakan parah, sementara sejumlah koper milik pemain serta ofisial tim raib dicuri.

Situasi semakin memanas karena dugaan pelaku mengarah kepada oknum suporter Macan Kemayoran menyusul laga tandang kontra PSIM Yogyakarta sehari sebelumnya. Kendati demikian, manajemen klub asal Bandung telah menyerukan ketenangan kepada seluruh pendukungnya agar tidak melakukan aksi balasan demi menjaga kondusivitas sepak bola nasional.

Hingga kini, pihak berwenang masih terus bekerja keras melakukan verifikasi mendalam untuk mengusut tuntas kronologi kejadian serta memburu pihak-pihak tak bertanggung jawab yang terlibat. Kasus ini menjadi alarm keras bagi seluruh pemangku kepentingan untuk segera membenahi aspek keamanan suporter di jalur lintas daerah.