Pujian setinggi langit baru saja meluncur dari mulut pelatih berpengalaman Roberto Martinez setelah melihat aksi luar biasa yang dipamerkan oleh gelandang muda berbakat Nico Paz di panggung Eropa. Performa gemilang pemain berusia 22 tahun tersebut sukses membawa Como meraih kemenangan mengejutkan dengan skor telak 4-1 saat menghadapi raksasa Liga Inggris Manchester United di Stadion Sinigaglia. Martinez, yang bertugas sebagai pengamat teknis UEFA, bahkan tidak ragu menyamakan gaya bermain sang bintang dengan legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, karena keberaniannya membawa tim keluar dari tekanan.

Dalam pertandingan yang penuh kejutan tersebut, pemain andalan asuhan pelatih Cesc Fabregas ini dinobatkan sebagai pemain terbaik berkat kontribusi masifnya di lini serang. Mantan juru taktik tim nasional Belgia tersebut menyoroti bagaimana sang gelandang muda mampu mencetak dua gol krusial serta menyumbangkan satu assist penting dalam kemenangan bersejarah klub Italia itu di fase liga kompetisi elit Benua Biru.

Aksi individu kelas wahid diperlihatkan oleh pemuda bernomor punggung tajam ini ketika ia mencetak gol kedua setelah merebut bola dari kaki lawan dan berlari sejauh 25 meter sebelum melepaskan tembakan terukur. Martinez menilai bahwa ketenangan, keseimbangan tubuh, serta sentuhan klinis yang dimiliki sang pemain muda merupakan kombinasi langka yang mengingatkannya pada tipe pemain pembeda di era kejayaan masa lalu.

Keberhasilan menundukkan salah satu kekuatan besar Premier League ini langsung disambut haru oleh sang bintang lapangan yang menyebut malam tersebut sebagai salah satu momen paling emosional sepanjang perjalanan karier profesionalnya. Kebanggaan ini tidak hanya dirasakan oleh dirinya secara pribadi, tetapi juga menjadi pencapaian monumental bagi seluruh suporter dan manajemen klub yang terus menunjukkan grafik peningkatan performa signifikan musim ini.

Meski baru saja menjadi headline di berbagai media internasional berkat magisnya di lapangan hijau, sang pemain harus kembali membumi lantaran diistirahatkan dari susunan pemain utama Como dalam laga kandang lanjutan Serie A menghadapi Sassuolo akhir pekan lalu demi menjaga kebugaran fisik.