Karier gemilang Harry Kane yang berujung pada penghargaan Ballon d'Or ternyata menyimpan cerita menarik dari masa lalu. Mantan rekan setimnya di London Utara, Roberto Soldado, mengakui bahwa sang penyerang tampil luar biasa dan melewati para pesaingnya bagaikan sebuah roket yang meluncur cepat di sesi latihan.
Sebelum menjelma sebagai legenda Tottenham Hotspur dengan torehan 213 gol di Liga Inggris, Kane sempat dipinjamkan ke berbagai klub sebelum akhirnya membuktikan kapasitasnya di tim utama. Keputusan hijrah ke Jerman bersama Bayern Munich semakin memantapkan statusnya sebagai salah satu penyerang paling mematikan di dunia sepak bola saat ini.
Soldado mengenang masa-masa ketika Kane mulai promosi ke skuad utama Spurs pada periode 2013 hingga 2015. Menurutnya, kualitas penyelesaian akhir sang bintang muda sudah langsung terlihat mencolok dalam sesi latihan, bahkan membuat dirinya merasa tersaingi di lini depan tim.
"Dia datang untuk berlatih bersama kami, dan Anda akan melihat cara dia mencetak gol hingga berkata, 'Sial, anak ini luar biasa,'" kenang Soldado kepada media Spanyol. Kesempatan bermain di berbagai kompetisi seperti Liga Inggris hingga ajang piala domestik dimanfaatkan dengan sempurna oleh kapten timnas Inggris tersebut untuk terus mencetak gol demi gol.
Puncak kejayaan penyerang berusia 33 tahun ini terwujud ketika ia dinobatkan sebagai pemain terbaik dunia dan mengangkat trofi Ballon d'Or. Keberhasilan ini juga didukung performa impresifnya bersama Die Roten di pentas domestik serta membawa negaranya melaju hingga babak semifinal Piala Dunia.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang