Malam yang awalnya bak mimpi indah di Stadio Olimpico mendadak berubah menjadi mimpi buruk ketika Roma harus menelan pil pahit kekalahan 3-4 dari Real Madrid di ajang Champions League. Sempat memimpin lewat keunggulan 3-1, Giallorossi justru kolaps di menit-menit akhir pertandingan akibat kelengahan fatal yang membakar amarah dan kekecewaan di tribun penonton.
Gol dari Marten de Roon serta dua gol Donyell Malen sempat membawa tuan rumah berada di atas angin dan mendikte jalannya laga. Namun, lini belakang Roma tampil rapuh dalam mengantisipasi bola mati, hingga berujung pada tiga gol identik yang dicetak Carlos Espi, Endrick, dan Antonio Rudiger dalam kurun waktu tujuh menit terakhir.
Bintang Matias Soule tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya yang mendalam usai pertandingan usai. Dilansir dari Football Italia, ia secara terbuka mengakui bahwa runtuhnya konsentrasi tim di ujung laga merupakan masalah serius yang berkaitan langsung dengan mentalitas bertanding di level tertinggi Eropa.
"Saya kehabisan kata-kata, ini adalah pertandingan yang sepenuhnya berada di dalam genggaman kami tetapi malah dibuang begitu saja lewat tiga situasi sepak pojok," keluh Matias Soule kepada Amazon Prime Video Italia dengan nada penuh penyesalan.
Hasil menyakitkan ini membuat Roma baru mengoleksi satu poin dari dua pertandingan Champions League musim ini. Situasi kian pelik bagi pelatih karena mereka juga harus kehilangan Manu Kone yang ditarik keluar sambil menangis pada menit ke-17 akibat cedera, disusul Paulo Dybala yang harus ditarik pada paruh babak karena masalah otot.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang