Bek Tottenham Hotspur, Cristian Romero, dikabarkan terbuka untuk bergabung dengan rival sekota, Arsenal, pada bursa transfer musim panas ini. Laporan dari jurnalis transfer Ekrem Konur menyebut bahwa pemain asal Argentina tersebut telah menyampaikan keinginannya untuk meninggalkan Spurs sebelum jendela transfer ditutup.
Ketertarikan Arsenal muncul setelah mengalami krisis bek tengah. William Saliba mengalami cedera punggung jangka panjang saat membela Prancis di Piala Dunia 2026. Kehilangan Saliba membuat Mikel Arteta kekurangan opsi di lini pertahanan, terlebih saat Arsenal ingin mempertahankan gelar juara Premier League.
Jika kepindahan ini terwujud, Romero yang berusia 28 tahun akan tetap tinggal di London namun bermain untuk juara bertahan Liga Inggris dan tampil di Liga Champions. Namun, manajemen Tottenham tentu enggan melepas pemain inti ke rival langsung mereka, meski kepergiannya sudah lama dinantikan.
Pihak Spurs lebih memilih menjual Romero ke klub luar negeri, dengan minat sebelumnya datang dari Atletico Madrid. Meski begitu, pendekatan resmi dari Arsenal kemungkinan besar akan menghadapi penolakan keras dari kedua kubu suporter. Dari sisi Tottenham, menjual ke Arsenal dianggap sebagai tindakan yang memperkuat rival langsung, sementara sebagian fans Arsenal juga meragukan rekam jejak disiplin Romero yang buruk di Premier League.
Menurut pandangan FourFourTwo, kepindahan Romero ke Arsenal bisa memicu kontroversi besar, bahkan mungkin menyaingi transfer Sol Campbell pada 2001 yang meninggalkan Spurs ke Arsenal. Situasi ini menjadi ujian nyata bagi resolusi transfer Tottenham di tengah tekanan suporter.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang