Kondisi internal Manchester United kembali memanas setelah legenda klub Roy Keane melontarkan kritik tajam dan menyebut suasana tim saat ini bak sirkus. Pernyataan keras ini muncul menyusul kemarahan terbuka yang dilontarkan oleh bek Lisandro Martinez kepada petinggi klub. Situasi pelik ini terjadi tepat ketika Setan Merah terpuruk usai menelan kekalahan 2-0 dari Atletico Madrid di ajang Liga Champions, yang sekaligus memperpanjang tren tanpa kemenangan mereka menjadi lima pertandingan beruntun.
Kemarahan Martinez bermula dari rasa kecewanya terhadap manajemen klub yang dinilai gagal memperkuat skuad secara maksimal pada bursa transfer musim panas lalu, meski tim berhasil mengamankan tiket ke Liga Champions. Pemain asal Argentina tersebut secara terbuka menuntut investasi lebih besar dan secara khusus menyerang kinerja direktur teknik klub. Namun, pernyataan tersebut langsung menuai reaksi keras dari para pengamat sepak bola Inggris yang menilai timing dan caranya tidak tepat di tengah performa tim yang sedang merosot.
Roy Keane dalam siniar The Overlap menyoroti bagaimana pemain harusnya berkaca pada diri sendiri sebelum melontarkan kritik publik. Menurutnya, kondisi chaos di dalam klub mencerminkan hilangnya karakter kuat di ruang ganti. Terlebih lagi, performa sang bek tengah belakangan ini juga sedang tidak berada di level terbaiknya dan kerap membuat kesalahan mendasar di lini pertahanan Setan Merah.
Di sisi lain, mantan rekan setimnya yakni Gary Neville turut memberikan pandangan kritis terhadap tindakan sang pemain belakang. Neville berpendapat bahwa komentar tersebut secara tidak langsung merupakan serangan terbuka bagi rekan setimnya sendiri, termasuk para pemain senior seperti Bruno Fernandes yang tentu merasa dirugikan dengan pernyataan kontroversial tersebut di ruang ganti.
Menyadari dampaknya yang luas, sang pemain akhirnya memberikan klarifikasi melalui media sosial bahwa ledakan emosi tersebut lahir akibat rasa marah dan frustrasi mendalam atas situasi klub. Meski demikian, friksi internal ini menjadi ujian berat bagi manajer dalam menjaga keharmonisan tim.
Kini, skuad asuhan Erik ten Hag harus segera melupakan drama luar lapangan dan mengalihkan fokus penuh menghadapi laga tandang krusial akhir pekan ini melawan Leeds United di pentas Liga Inggris. Tekanan kini berada di pundak para pemain untuk membuktikan kapasitas mereka di atas rumput hijau.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang