Langkah besar diambil oleh pelatih Ruben Amorim jelang lawatan krusial Milan ke markas RB Salzburg di Red Bull Arena. Tekanan berat tengah menggelayuti kubu Rossoneri setelah awal musim yang kurang memuaskan, termasuk kekalahan 0-2 dari Benfica di laga pembuka Liga Europa serta rentetan hasil imbang di kompetisi domestik Serie A.

Menghadapi situasi pelik ini, sang juru taktik asal Portugal memilih melakukan rotasi radikal dengan memberikan kesempatan starter perdana musim ini kepada Fikayo Tomori di lini belakang. Dilansir dari Football Italia, keputusan tersebut diambil setelah sebelumnya sang bek sempat tersisih dari skuad utama pada bursa transfer musim panas lalu.

Selain masalah pertahanan, badai cedera yang menimpa Alexis Saelemaekers dan Matteo Gabbia memaksa tim harus memutar otak lebih dalam karena keduanya harus absen panjang selama dua hingga tiga bulan ke depan. Situasi ini membuka jalan bagi penyerang muda berbakat Francesco Camarda untuk mencatatkan penampilan sebagai starter pertama kalinya di kumpuan laga Eropa musim ini.

Ketika disinggung oleh media mengenai perubahan skema taktik tiga atau empat bek yang kerap membingungkan para pengamat, sang pelatih memilih santai menanggapinya. Bagi mantan juru taktik Sporting CP tersebut, formasi di atas kertas tidak jauh lebih penting dibandingkan prinsip bermain dan intensitas yang ditunjukkan anak asuhnya di atas lapangan hijau.

Kehadiran pemain muda seperti Omari Hutchinson yang sebelumnya sempat ditarik keluar saat menghadapi Benfica juga menjadi sorotan dalam upaya perbaikan performa tim. Laga tandang ke Austria ini bukan sekadar mencari tiga poin perdana di fase grup, tetapi menjadi pertaruhan mentalitas Rossoneri untuk keluar dari tekanan publik tribun San Siro.