Pelatih Ruben Amorim secara terbuka mengakui bahwa dirinya menjadi aktor utama di balik kegagalan kepindahan Pervis Estupinan ke Aston Villa pada bursa transfer musim panas lalu. Langkah tegas ini diambil sang juru taktik meski situasi sang bek kiri sempat mendapat sorotan tajam dari publik San Siro akibat minimnya menit bermain.

Klub asal Inggris tersebut sebelumnya sempat melancarkan pendekatan serius demi memboyong Estupinan kembali ke Premier League guna menambal pos Lini belakang menyusul kepergian Lucas Digne ke Paris Saint-Germain. Bahkan, laporan menyebutkan bahwa sang pemain telah mencapai kesepakatan personal sebelum akhirnya Amorim memutuskan untuk menutup pintu rapat-rapat bagi tawaran yang datang.

Dilansir dari FourFourTwo, AC Milan sebelumnya harus merogoh kocek sekitar Rp340 Juta untuk mendatangkan pemain berusia 28 tahun tersebut dari Brighton. Kendati sempat kesulitan di era Massimiliano Allegri dan kini baru mencatatkan rata-rata 48 menit per laga di bawah asuhan pelatih asal Portugal tersebut, keyakinan sang pelatih pada kapasitas sang pemain sama sekali tidak pernah luntur.

"Di akhir bursa transfer, ada daftar klub yang menginginkan Estupinan. Tapi saya bilang tidak. Jadi, saya ingin para suporter tahu bahwa ini adalah tanggung jawab saya," tegas sang pelatih. Ia juga menambahkan bahwa suporter harus membantu sang pemain karena kerja kerasnya di tempat latihan sangat luar biasa dan ia diyakini bakal menjadi sosok vital bagi tim.

Kegagalan mengamankan target utama membuat armada Unai Emery beralih mendatangkan pemain lain untuk memperkuat kedalaman skuad mereka. Di sisi lain, Rossoneri kini berharap perjudian taktik yang dilakukan oleh sang pelatih dapat segera membuahkan hasil positif demi mendongkrak performa tim di kompetisi domestik maupun Eropa musim ini.