Kabar mengejutkan datang dari gelandang andalan Bruno Fernandes yang harus menghadapi situasi pelik di luar lapangan hijau. Di tengah kesibukannya membela Manchester United dalam laga tandang Liga Champions melawan Como di Italia, kediaman pribadinya di Cheshire justru menjadi sasaran tindak kriminal pencurian. Beruntung, situasi menegangkan ini tidak menimbulkan korban jiwa karena keluarga sang kapten dilaporkan sedang tidak berada di dalam rumah saat insiden pembobolan tersebut terjadi pada hari Rabu waktu setempat.

Dilansir dari BBC Sport, para penyusup dilaporkan hanya berada di dalam rumah selama kurang dari lima menit sebelum akhirnya pihak kepolisian setempat tiba di lokasi kejadian. Manajemen klub langsung bergerak cepat memberikan dukungan penuh kepada sang pemain berusia 32 tahun tersebut untuk melewati masa-masa sulit ini. Pihak kepolisian Cheshire pun masih terus menyelidiki kasus pembobolan yang menyasar kediaman bintang asal Portugal yang didatangkan dari Sporting pada bursa transfer Januari 2020 silam.

Insiden yang menimpa gelandang kreatif ini menambah panjang daftar pesepak bola top Premier League yang kerap menjadi target kejahatan serupa di wilayah Cheshire. Sebelumnya, beberapa nama besar seperti bek Manchester City, Ruben Dias, serta mantan kekasihnya Maya Jama juga pernah mengalami nasib serupa ketika ditinggal bertanding di pentas Eropa. Selain mereka, deretan bintang papan atas seperti Jack Grealish, Raheem Sterling, hingga Riyad Mahrez juga tercatat pernah menjadi korban pembobolan rumah di kawasan elit tersebut.

Musibah di luar lapangan ini melengkapi pekan yang cukup berat bagi sang kapten setelah Setan Merah harus menelan kekalahan telak 1-4 di tangan Como. Selepas pertandingan tersebut, sang pengatur permainan sempat melontarkan kritik terbuka terhadap taktik yang diterapkan oleh manajer Michael Carrick. Kendati demikian, gejolak internal itu dipastikan mereda setelah manajemen klub menegaskan bahwa pemain andalan mereka akan tetap mempertahankan ban kapten di lengannya dan tidak akan dijatuhi sanksi disiplin apa pun atas komentarnya.