Akhir pekan balap Formula 1 di Interlagos menyisakan kekecewaan mendalam bagi George Russell. Pembalap asal Inggris tersebut secara terbuka meluapkan kekesalannya setelah keputusan tim Mercedes membuatnya kehilangan peluang emas merebut pole position pada sesi kualifikasi Grand Prix Sao Paulo yang basah dan penuh tantangan.
Russell tampil sangat kompetitif sepanjang sesi dan sempat memimpin atas Lando Norris. Namun, jalannya kualifikasi berubah ketika tim memintanya membatalkan putaran kedua karena terhalang oleh mobil Williams yang dikemudikan Alex Albon. Sialnya, hujan lebat turun beberapa saat setelah instruksi tersebut diberikan, membuat siapa pun mustahil memperbaiki catatan waktu di sisa waktu kualifikasi.
Dilansir dari Sky Sports, keputusan tersebut langsung memicu reaksi keras dari kokpit melalui radio tim. Meskipun harus menerima kenyataan pahit bahwa ia juga masih harus menjalani hukuman penalti turun lima grid akibat pergantian komponen mesin, Russell merasa bahwa kecepatan mobilnya sangat mendukung untuk mengamankan posisi terdepan di atas lintasan basah Interlagos.
Prinsipal tim Toto Wolff angkat bicara mengenai insiden ini dan menyebut situasi tersebut sebagai sebuah tebak-tebakan lima puluh-lima puluh yang sulit di tengah kondisi cuaca ekstrem. Wolff berusaha mendinginkan suasana melalui radio tim setelah sesi berakhir, mengingatkan bahwa posisi kedua tetaplah hasil yang patut diapresiasi di tengah ketatnya persaingan akhir pekan ini.
Meski kecewa berat, Russell memilih untuk segera mendinginkan kepalanya dan menjaga keharmonisan internal garasi panen poin tersebut. Ia menyadari bahwa seluruh anggota tim bekerja berdasarkan sistem radar cuaca yang tersedia, sehingga insiden ini harus dievaluasi bersama tanpa harus saling menuding satu sama lain demi menghadapi balapan utama.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang