Tekanan hebat di tribun akhirnya meruntuhkan masa depan Henrik Pedersen di kursi kepelatihan Sheffield Wednesday. Pihak klub secara resmi memutuskan mendepak sang juru taktik setelah memimpin kurang dari 15 bulan, menyusul rentetan hasil minor dan kemarahan suporter yang memuncak dalam kurun waktu lima hari terakhir di ajang League One.

Keputusan manajemen ini diambil tak lama setelah The Owls menelan kekalahan pahit 0-2 di markas Doncaster Rovers dalam duel bertajuk derbi South Yorkshire. Dalam laga tersebut, gawang Wednesday sudah jebol dua kali hanya dalam kurun 17 menit awal, memicu koor kemarahan dari tribun suporter yang menuntut sang pelatih segera angkat kaki dari klub kesayangan mereka.

Badai performa negatif ini sebenarnya sudah mulai terlihat ketika mereka takluk dengan skor identik saat menghadapi Notts County beberapa hari sebelumnya. Catatan buruk semakin diperparah dengan fakta bahwa tim gagal mencetak gol dalam empat dari enam pertandingan terakhir di liga, membuat posisi mereka melorot ke peringkat kedelapan klasemen sementara sebelum menjamu Cambridge United.

Sporting Director klub, Simon Wilson,, mengakui bahwa awal musim ini memang diproyeksikan berjalan berat, namun manajemen tetap menuntut identitas permainan yang jelas serta konsistensi performa di atas lapangan. Sayangnya, meski sempat mengemas beberapa poin di awal musim—bahkan sempat masuk nominasi manajer terbaik bulanan—perkembangan permainan tim dinilai jalan ditempat dan memaksa klub mengambil langkah cepat.

Untuk sementara waktu, tongkat estafet kepelatihan dialihkan kepada Matt Hamshaw sebagai pelatih interim guna memulihkan kestabilan tim. Dilansir dari BBC Sport, manajemen berharap perubahan kilat ini mampu membangun fondasi yang lebih solid bagi Wednesday guna menatap paruh kedua musim kompetisi League One dengan jauh lebih kompetitif.