Badai kartu merah di penghujung laga kontra Cagliari berbuntut panjang bagi Juventus. Pelatih kepala Luciano Spalletti harus menerima kenyataan pahit, yakni larangan mendampingi tim sebanyak satu pertandingan di ajang Serie A akhir pekan ini akibat insiden panas yang terjadi sesaat setelah peluit panjang berbunyi dalam hasil imbang 1-1.
Ketegangan bermula ketika sesi jabat tangan pasca-pertandingan berubah menjadi konfrontasi verbal yang cukup sengit di atas lapangan. Spalletti terlihat begitu frustrasi dan meluapkan amarahnya kepada juru taktik lawan, Fabio Pisacane, karena menilai Cagliari melakukan taktik buang-buang waktu yang mencederai sportivitas pertandingan hingga akhirnya kedua kubu harus dilerai oleh staf pelatih masing-masing.
Dilansir dari Football Italia, Komite Disiplin Serie A akhirnya menjatuhkan sanksi skorsing satu pertandingan kepada kedua pelatih yang terlibat perseteruan tersebut. Hukuman ini otomatis membuat sang allenatore harus menonton jalannya pertandingan krusial menghadapi Lazio dari tribun penonton, sebuah kerugian besar bagi stabilitas taktik Bianconeri yang tengah berjuang menjaga konsistensi di papan atas klasemen.
Untuk mengisi kekosongan di area teknis pinggir lapangan, manajemen klub dipastikan akan mengandalkan sosok familiar, yakni asisten setianya, Marco Domenichini. Kehadiran Domenichini diharapkan mampu meredam kepanikan taktik, mengingat rekam jejaknya bersama sang pelatih kepala telah terjalin sangat erat selama lebih dari dua dekade penuh pengalaman di berbagai kompetisi top Eropa.
Kerja sama panjang antara kedua figur tersebut sudah terbangun sejak tahun 2002 silam di Udinese, berlanjut menakhodai AS Roma, Zenit St Petersburg, Inter Milan, hingga mengantarkan Napoli meraih Scudetto dan sempat bersama di Timnas Italia. Ujian berat kini menanti sang asisten untuk membuktikan kapasitasnya dalam menjaga fokus para pemain Juventus demi mengamankan tiga poin penuh di kandang sendiri.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang