Bursa transfer musim panas lalu sempat memanaskan rumor kepulangan Simone Inzaghi ke kompetisi Eropa. Sejumlah klub elite Serie A dikabarkan, dilansir dari Football Italia, berniat memboyong mantan juru taktik Inter Milan tersebut kembali ke kampung halamannya setelah petualangan awalnya di Arab Saudi bersama Al-Hilal.

Namun, sang agen Federico Pastorello menegaskan bahwa kliennya sama sekali tidak memiliki niat untuk meninggalkan Timur Tengah. Pelatih berusia kepala empat itu memilih untuk menghormati kontrak dua tahun yang ditandatanganinya pada Juni 2025 lalu, menyusul kekalahan pahit di final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain.

Di bawah ikatan kerja yang bernilai fantastis sekitar Rp442 Miliar per musim, Inzaghi masih merasa betah dan menikmati proyek ambisius di klub asuhannya saat ini. Pastorello mengungkapkan bahwa setiap bursa transfer musim panas, selalu ada empat hingga lima klub yang meminati jasa pelatih sarat taktik tersebut.

Meskipun godaan dari klub-klub Italia terus berdatangan setiap tahunnya, pendekatan tersebut bahkan tidak perlu dilanjutkan karena sang pelatih sudah membulatkan tekadnya untuk bertahan. Keputusan ini menunjukkan komitmen penuh Inzaghi terhadap klub yang meminangnya usai sukses besar bersama Lazio dan Nerazzurri.

Terkait masa depannya ke depan, Pastorello menyebut bahwa evaluasi baru akan dilakukan pada akhir musim nanti untuk melihat situasi yang berkembang. Segala kemungkinan masih terbuka lebar, termasuk peluang kembali berkarier di Eropa apabila situasinya memang sudah tepat bagi kedua belah pihak.