Luciano Spalletti buka suara soal masa depan Douglas Luiz di Juventus. Pelatih asal Italia itu mengonfirmasi bahwa gelandang asal Brasil tersebut kemungkinan besar akan bertahan musim ini. Pernyataan itu muncul setelah performa impresif Douglas Luiz di laga uji coba kontra Palermo, yang berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Si Nyonya Tua di Perth, Australia.

Dalam laga tersebut, Kenan Yildiz dan Arkadiusz Milik menjadi pencetak gol. Spalletti juga menyoroti pengorbanan Yildiz yang dinilainya luar biasa demi rekan setimnya, Kerim Alajbegovic. "Karena Alajbegovic hampir selalu menyerang bek kanan lawan, Kenan rela berlari mengejar full-back dengan rendah hati, seperti profesional sejati yang memberikan segalanya untuk tim," ujar Spalletti kepada Sky Sport Italia.

Spalletti, yang mengambil alih kursi pelatih Juventus pada pertengahan musim lalu, mengaku senang dengan tempo permainan timnya. Meski begitu, ia menyoroti beberapa kehilangan bola yang terlalu cepat akibat tergesa-gesa. "Kami harus menemukan keseimbangan, tapi kami melihat tim yang lebih percaya diri. Saya juga melihat hal positif saat kalah dari Inter, tapi ada baiknya jika ada yang tidak kami sukai, itu membuat kami lebih bertekad dan rendah hati," tambahnya.

Soal Douglas Luiz, Spalletti mengaku sengaja memainkannya secara rutin untuk mengenal karakternya lebih dalam. "Dia punya kualitas yang tidak diragukan, tapi kami perlu mempertimbangkan bagaimana dia menutupi ruang. Dia bisa bermain dengan rekan yang lebih menyerang atau bertahan, serba bisa dalam membangun serangan dan memberikan umpan terobosan. Dia tahu cara bermain sepak bola, jadi saya puas," jelas Spalletti.

Di sisi lain, Pierre Kalulu yang ditarik keluar saat pemanasan digantikan oleh Federico Gatti. Gatti tampil baik meski sebenarnya hanya dijadwalkan bermain 20-30 menit. Spalletti menegaskan kondisi Kalulu tidak mengkhawatirkan. Kemenangan ini menjadi modal berharga bagi Juventus menjelang musim baru, dengan skema 4-2-3-1 yang mulai terlihat solid.