Kemenangan penting berhasil diamankan oleh Tottenham Hotspur saat menjamu Crystal Palace dalam lanjutan Premier League. Bermain di kandang sendiri, anak asuh Roberto De Zerbi sukses memaksimalkan keunggulan jumlah pemain untuk meraih tiga poin penuh sekaligus memperpanjang tren kemenangan beruntun mereka di liga.

Petaka bagi tim tamu bermula ketika Jean-Philippe Mateta diganjar kartu merah langsung akibat tekel berbahaya pada menit ke-13. Keputusan wasit Michael Oliver yang awalnya hanya memberikan kartu kuning berubah setelah tinjauan VAR memperlihatkan pelanggaran serius terhadap Micky van de Ven. Kehilangan satu penyerang kunci langsung mengubah jalannya pertandingan secara drastis bagi kubu tamu.

Memanfaatkan situasi tersebut, Tottenham Hotspur langsung memecah kebuntuan pada menit ke-25. Memaksimalkan situasi sepak pojok, sundulan tajam dari Archie Gray merobek jala gawang lawan dan membawa tuan rumah memimpin. Gol ini semakin membakar semangat publik tuan rumah yang memadati stadion untuk terus mendesak tim kesayangan mereka.

Meski unggul jumlah pemain, Tottenham Hotspur sempat kesulitan mencari gol kedua yang aman. Namun, ketegangan di tribun akhirnya mereda pada babak kedua ketika Jan Paul van Hecke menyambar bola liar di depan gawang untuk mencetak gol kedua. Kemenangan 2-0 ini mengantar Tottenham Hotspur naik ke peringkat kedelapan klasemen sementara.

Bagi Crystal Palace, kekalahan ketiga beruntun ini membuat posisi mereka semakin terpuruk di zona degradasi. Tekanan kini semakin menghimpit manajer Pierre Sage, terlebih dengan rentetan jadwal berat melawan tim-tim besar yang sudah menanti di depan mata. Dilansir dari Sky Sports, masa depan juru taktik asal Prancis itu berada di ujung tanduk jelang laga krusial berikutnya.