Dua raksasa Serie A, AC Milan dan rival sekota mereka, mengambil langkah besar dalam proyek ambisius infrastruktur sepak bola modern. Kedua klub secara resmi mengumumkan kesepakatan hak penamaan stadion baru yang akan datang dengan perusahaan asuransi asal Italia, Generali. Proyek ini diproyeksikan menjadi salah satu kesepakatan komersial terbesar dalam sejarah olahraga global untuk sebuah kandang tim sepak bola.
Berdasarkan laporan yang dikonfirmasi oleh ESPN FC, nilai kerja sama strategis ini mencapai angka fantastis sebesar 650 juta Euro atau sekitar Rp11 Triliun dengan durasi ikatan selama 20 tahun ke depan. Angka tersebut menempatkan kesepakatan ini sebagai salah satu kontrak komersial paling bernilai tinggi di dunia olahraga. Pengumuman ini disampaikan bersamaan dengan peluncuran desain arsitektur resmi stadion berkapasitas 71.500 penonton yang nantinya akan dinamai Generali Stadium.
Proyek pembangunan stadion baru ini diprakarsai oleh masing-masing pemilik klub, yaitu RedBird Capital Partners di kubu Milan dan Oaktree di pihak Inter Milan. Desain stadion dikerjakan oleh kolaborasi arsitek kenamaan Foster+Partners dan MANICA, yang sebelumnya pernah bekerja sama dalam perancangan Stadion Wembley di London. Stadion baru ini direncanakan mulai dibangun pada tahun 2028 dan siap menggelar pertandingan perdana pada musim 2031-2032, tergantung pada izin perencanaan yang berlaku.
Pemilihan lokasi dan pembangunan kandang baru ini dianggap krusial bagi kedua klub untuk mendongkrak pendapatan hari pertandingan yang selama ini tertinggal dari rival-rival papan atas Eropa lainnya. Stadion historis yang mereka bagi selama ini, San Siro, dinilai sudah tidak lagi memadai standar fasilitas modern meskipun memiliki sejarah yang sangat panjang. Selain itu, Italia juga berada di bawah tekanan besar untuk memodernisasi infrastruktur stadion demi persiapan menyambut Piala Eropa 2032 di mana mereka bertindak sebagai tuan rumah bersama.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang