Paris Saint-Germain menegaskan dominasi mereka di Eropa dengan menjuarai Piala Super UEFA untuk kedua kalinya secara beruntun. Pada laga yang digelar di Salzburg, Austria, Rabu (13/8/2025) malam WIB, PSG menaklukkan Aston Villa dengan skor 2-1. Kemenangan ini diraih berkat gol Désiré Doué di babak kedua.

Doué menjadi pahlawan kemenangan PSG setelah golnya pada menit ke-61 memastikan tiga poin di partai pembuka musim Eropa tersebut. Gol itu sempat dianulir karena offside, namun setelah melalui peninjauan VAR, wasit Omar Artan akhirnya mengesahkannya. Gol ini tercipta setelah Doué berlari mengejar umpan terobosan Ousmane Dembélé yang menembus pertahanan Villa, lalu melepaskan tendangan kaki kiri melengkung ke sudut jauh gawang. Aston Villa sempat menyamakan kedudukan lewat voli Brian Madjo, striker 17 tahun yang melakukan debut kompetitifnya. Namun, keunggulan PSG yang dibuka oleh gol Khvicha Kvaratskhelia pada menit ke-20 tetap bertahan hingga laga usai.

Kemenangan ini menandai trofi pertama dari enam trofi yang mungkin diraih PSG musim ini. Dengan hasil ini, PSG menjadi tim pertama yang memenangkan Piala Super secara beruntun sejak Real Madrid pada 2016 dan 2017. Pelatih PSG, Luis Enrique, mengakui laga ini tidak mudah. "Kami tahu sebelumnya ini akan menjadi laga yang sulit," ujarnya. "Tetapi kami mampu bermain seperti yang kami lakukan karena para pemain saya menunjukkan kemampuan mereka. Kami mungkin tidak dalam kondisi fisik terbaik, tapi sekali lagi ini adalah bukti nyata DNA kami dan para penggemar kami yang telah membantu kami memenangkan trofi dan menjaga standar tinggi."

Kvaratskhelia tampil impresif di babak pertama. Golnya pada menit ke-20 lahir dari aksi memotong dari sisi kiri dan melepaskan tembakan keras yang melesak ke tiang dekat. Pemain Georgia ini kini telah mencetak delapan gol dalam 10 pertandingan terakhirnya di kompetisi UEFA. Sementara itu, Madjo, yang lahir di London utara dan memilih membela Timnas Inggris, sempat menggemparkan pertahanan PSG. Ia bahkan mengenai tiang gawang sebelum akhirnya mencetak gol voli memanfaatkan umpan silang John McGinn. Catatan menarik: Madjo menjadi pemain termuda yang tampil dan mencetak gol di Piala Super UEFA.

Pertandingan ini juga diwarnai kontroversi terkait wasit. Omar Artan, wasit asal Somalia yang dilarang oleh Amerika Serikat untuk memimpin pertandingan Piala Dunia karena dugaan hubungan dengan organisasi teroris, ditunjuk UEFA untuk memimpin laga ini. UEFA menilai Artan sebagai wasit terbaik Afrika musim lalu dan menunjuknya sebagai bentuk perlawanan terhadap keputusan AS. Insiden ini menjadi sorotan karena semakin memanasnya hubungan antara UEFA dan FIFA.

Kemenangan ini membuat PSG langsung bersiap meraih trofi kedua musim ini. Mereka akan menghadapi Lens dalam Trophée des Champions pada hari Minggu. Kemenangan ini juga menjadi pukulan telak bagi manajer Villa, Unai Emery, yang menelan kekalahan keempatnya di Piala Super, setelah sebelumnya kalah bersama Sevilla dua kali dan Villarreal.