Kekalahan pahit 1-3 dari AC Milan dalam Derby della Madonnina akhir pekan lalu tidak hanya mencoreng catatan tak terkalahkan Inter Milan di Serie A musim ini. Lebih dari itu, hasil minor ini memicu kekhawatiran mendalam di internal tim terkait masalah mentalitas yang mendasar. Rapor merah di San Siro memperpanjang tren negatif Nerazzurri yang belum pernah menang lagi melawan rival sekota tersebut sejak April 2024 lalu.
Pelatih Cristian Chivu mendapat sorotan tajam dari berbagai media Italia akibat keputusan taktiknya yang dinilai gagal meredam agresivitas lawan. Namun, alarm bahaya yang sebenarnya justru berbunyi nyaring dari ruang ganti selepas pertandingan usai. Sang allenatore bersama dua pilar senior, Nicolò Barella dan Alessandro Bastoni, kompak melontarkan pengakuan terbuka yang mengindikasikan adanya krisis pendekatan bertanding yang kronis sejak awal musim.
Selepas laga, Chivu tak menampik bahwa anak asuhnya kembali mengulang kesalahan klasik dalam hal kesiapan mental. "Kami salah mengambil pendekatan sejak awal. Kami sempat memperkecil kedudukan menjadi 2-1 dan nyaris menyamakan skor sebelum penyelamatan gemilang Mike Maignan, tetapi kemudian kami justru membiarkan gol ketiga tercipta jelang turun minum," keluh Chivu. Pelatih asal Rumania itu mengakui bahwa determinasi timnya kerap hilang timbul dan wajib segera diperbaiki jika ingin bersaing di papan atas.
Nada serupa diungkapkan oleh para pemain senior yang merasa gerah dengan inkonsistensi performa tim. Barella secara blak-blakan menyebut bahwa sikap mental skuadnya sudah keliru sejak pekan-pekan pertama kompetisi. Sementara itu, Bastoni menegaskan bahwa mengenakan seragam kebesaran klub menuntut tanggung jawab penuh setiap hari yang sayangnya gagal ditunjukkan oleh rekan-rekan setimnya di atas lapangan hijau akhir pekan kemarin.
Meskipun sempat menyabet gelar double domestik Scudetto dan Coppa Italia pada musim 2025-2026, Inter musim ini memang terlihat jauh lebih rapuh di lini belakang. Gawang mereka telah jebol 13 kali dari 10 pertandingan Serie A, serta tercatat sudah 8 kali kebobolan duluan dari 13 laga di semua kompetisi. Dilansir dari Football Italia, media lokal mengkritik Nerazzurri terlalu percaya diri bisa membalikkan keadaan setiap tertinggal, sebuah ilusi yang akhirnya runtuh di tangan Milan dan menjadi pekerjaan rumah besar bagi Chivu.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang