Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae Yong akhirnya angkat bicara menanggapi maraknya isu sanksi pengurangan poin yang mengintai skuad Macan Kemayoran belakangan ini. Isu penalti poin tersebut mendadak mencuat ke permukaan sebagai buntut dari insiden penyerangan bus EPA Persib U-18 serta kerusuhan suporter dalam laga tandang kontra Persita Tangerang di Banten International Stadium akhir pekan lalu yang memanaskan atmosfer sepak bola nasional.

Menanggapi rumor panas yang beredar di tengah suporter tersebut, juru taktik asal Korea Selatan itu menegaskan bahwa regulasi FIFA sebenarnya tidak mengenal hukuman pemotongan poin hanya untuk pelanggaran disiplin yang dilakukan oleh kelompok suporter. Pelatih berusia 56 tahun tersebut menilai sanksi seberat itu biasanya hanya dijatuhkan oleh otoritas sepak bola dunia pada kasus-kasus khusus yang jauh lebih berat seperti pengaturan skor atau manipulasi pertandingan di lapangan.

"Sebenarnya mengenai pengurangan poin, regulasi FIFA biasanya menerapkan hal tersebut untuk kasus seperti manipulasi pertandingan atau pengaturan skor," ujar Shin Tae Yong dalam sesi jumpa pers menjelang laga menghadapi Arema FC di Persija Training Ground. Ia menambahkan bahwa permasalahan kerusuhan suporter semestinya ditangani serta ditindak secara tegas oleh pihak kepolisian atau aparat yang berwajib tanpa harus mengorbankan eksistensi poin klub di klasemen sementara.

Meski demikian, pelatih yang kini membesut Macan Kemayoran ini tetap memberikan peringatan keras kepada para pendukung setianya agar bisa lebih menahan diri ke depannya. Ia mengingatkan bahwa aksi anarkis justru berisiko sangat merugikan klub dan fans itu sendiri, terutama jika PSSI pada akhirnya terpaksa menjatuhkan sanksi terberat berupa larangan menggelar pertandingan kandang tanpa kehadiran penonton di stadion.

Ujian terdekat bagi skuad asuhan Shin Tae Yong akan tersaji ketika menjamu Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Jawa Barat. Pertandingan krusial ini tentu menjadi momentum kebangkitan yang sangat dinantikan setelah kekalahan menyakitkan dari Persita Tangerang pekan lalu demi menjaga mentalitas bertanding di jalur kompetisi Liga 1 musim ini.