Pelatih Shin Tae-yong memberikan respons menohok terkait sanksi berat yang baru saja dijatuhkan Komite Disiplin PSSI kepada Persija Jakarta. Juru taktik asal Korea Selatan tersebut secara terbuka meminta para pendukung Macan Kemayoran agar segera melakukan evaluasi diri secara menyeluruh demi kebaikan klub.
Hukuman tersebut diberikan menyusul insiden kerusuhan yang pecah dalam pertandingan melawan Persita Tangerang. Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi tegas berupa larangan bertanding di enam laga tandang beruntun disertai total denda mencapai Rp90 juta bagi kubu ibu kota akibat ulah oknum suporter di tribune.
Dalam rinciannya, denda tersebut terbagi atas Rp30 juta akibat kericuhan di tribune serta tambahan Rp60 juta buntut dari aksi pelemparan flare dan petasan. Menurut pelatih yang akrab disapa STY ini, segala bentuk pelanggaran regulasi di luar lapangan pada akhirnya tidak akan pernah memberikan keuntungan apa pun bagi tim.
Mantan juru taktik Timnas Indonesia ini menekankan bahwa kesadaran suporter dalam merawat ketertiban stadion adalah kunci utama. Ia merasa heran mengapa insiden merugikan seperti itu masih saja terulang di tengah perjuangan tim menatap tangga juara.
Kritik membangun ini disampaikan usai membawa anak asuhnya berpesta gol dengan skor telak 5-1 atas Arema FC di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi. Kemenangan besar tersebut sekaligus mengantar Macan Kemayoran kukuh di puncak klasemen sementara Super League musim ini.
Ke depannya, tekanan tentu tidak hanya hadir di atas lapangan hijau, tetapi juga dari tribun penonton. Skuad asuhan STY dijadwalkan akan kembali beraksi menghadapi Persik Kediri dalam laga kandang berikutnya pada tanggal 26 Oktober mendatang.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang