Musim luar biasa yang ditandai dengan raihan gelar MVP Serie A kini harus dibayar mahal oleh Federico Dimarco. Setelah mencatatkan tujuh gol dan 18 assist pada musim 2025-26, performa sang bek sayap mengalami sedikit penurunan pada awal musim ini. Dilansir dari Football Italia, situasi tersebut membuat posisinya di Inter Milan mulai mendapat ancaman serius dari para pesaing di lini belakang.
Persaingan internal di dalam skuad Nerazzurri semakin ketat menyusul penampilan impresif dari Carlos Augusto. Pemain asal Brasil tersebut sukses memanfaatkan kesempatan ketika Dimarco mengalami cedera ringan sebelum laga Liga Champions melawan Real Madrid, yang juga membuatnya harus absen membela tim nasional. Carlos Augusto diprediksi kembali tampil sebagai starter saat menghadapi Fiorentina akhir pekan ini.
Tidak hanya di level klub, posisi Dimarco di tim nasional juga menghadapi turbulensi taktik. Pelatih Roberto Mancini yang dijadwalkan hadir di San Siro kini lebih mengandalkan skema empat bek. Dalam formasi tersebut, Riccardo Calafiori saat ini menjadi pilihan utama untuk mengisi sektor bek kiri Garuda Italia.
Di luar urusan teknis lapangan, masa depan kontrak pemain berusia andalan ini juga menjadi topik hangat di internal manajemen klub. Berdasarkan laporan Tuttosport, Dimarco saat ini menerima gaji sebesar 4 juta Euro atau sekitar Rp68 Miliar per tahun dan menginginkan kenaikan gaji signifikan menyusul status MVP yang diraihnya pada musim lalu.
Pihak manajemen klub sendiri berniat mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak otomatis dari Juni 2027 hingga 2028. Sementara itu, kubu sang pemain dikabarkan menuntut bayaran senilai 6 juta Euro atau sekitar Rp102 Miliar per tahun, sedangkan Inter Milan berencana menawarkan angka 5 juta Euro atau sekitar Rp85 Miliar ditambah bonus untuk mencapai kata sepakat.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang