Masa depan Michael Carrick di kursi kepelatihan Manchester United kini berada di ujung tanduk menyusul rentetan hasil minor, termasuk kekalahan pahit dari Bournemouth. Di tengah tekanan besar yang mendera Old Trafford, manajemen Setan Merah mulai memburu sosok pengganti sepadan untuk menyelamatkan musim 2026/2027.

Nama Eddie Howe langsung melesat ke posisi teratas dalam daftar belanja klub, terutama karena dukungan penuh dari direktur teknik Jason Wilcox. Meski sedang tidak menangani klub usai mundur dari Newcastle United, mendatangkan pelatih kawakan ini dipastikan tidak akan berjalan mulus dan membutuhkan dana kompensasi yang sangat besar.

Dilansir dari FourFourTwo, Newcastle United masih berhak menerima pembayaran signifikan karena kontrak jangka panjang yang diteken Howe pada musim panas 2024 lalu. Dengan gaji sebelumnya yang mencapai sekitar £6 juta atau setara dengan Rp120 Miliar per tahun, manajemen Setan Merah harus merogoh kocek dalam-dalam untuk menyelesaikan klausul pelepasan tersebut.

Situasi internal tim kian memanas setelah kapten Bruno Fernandes sempat dicadangkan usai mengkritik taktik pelatih secara terbuka. Rentetan masalah ruang ganti ini membuat posisi manajer saat ini semakin terpojok, sementara suporter menuntut perubahan taktik yang agresif seperti yang pernah diterapkan Howe di St James' Park.

Rekam jejak Eddie Howe dalam mengantar Newcastle kembali ke Liga Champions serta merengkuh trofi Carabao Cup menjadi daya tarik utama bagi petinggi klub. Tantangan finansial berupa bayaran kompensasi kini menjadi ujian nyata bagi keseriusan manajemen dalam merombak total struktur kepelatihan tim.