Manajer ZK Racing, Zulfahmi Khairuddin, menetapkan target ambisius bagi Hakim Danish agar mampu menembus posisi enam besar klasemen akhir Moto3 2026. Saat ini, pembalap asal Malaysia tersebut masih tertahan di peringkat kesembilan dengan mengoleksi 107 poin dari berbagai seri balapan yang telah dilalui musim ini.
Jika target tersebut berhasil diwujudkan pada akhir musim nanti, otomatis Hakim Danish bakal melampaui posisi rider berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, yang saat ini tengah nyaman bertengger di peringkat ketujuh klasemen sementara. Persaingan ketat di papan tengah ini menjadi sorotan tersendiri bagi pencinta balap motor di Asia Tenggara yang memantau perkembangan kedua pembalap muda berbakat tersebut.
Menurut sang manajer, kunci utama untuk merealisasikan ambisi besar tersebut terletak pada konsistensi sepanjang akhir pekan balapan. Hakim Danish diwajibkan mampu melewati sesi latihan bebas, practice, hingga kualifikasi pada hari Jumat dan Sabtu tanpa melakukan kesalahan elementer ataupun diganjar hukuman penalti yang merugikan posisi start mereka di grid.
Agenda terdekat kelas ringan kejuaraan dunia balap motor ini akan berlanjut ke seri Moto3 Australia pada 25 Oktober mendatang, disusul kemudian dengan balapan kandang di Moto3 Malaysia pada 1 November. Rangkaian tur panjang musim ini bakal ditutup di kawasan Eropa melalui seri Portugal dan Valencia pada akhir November mendatang yang menjadi penentuan akhir klasemen.
Sebelumnya dalam balapan Pertamina Grand Prix of Indonesia, Hakim Danish harus puas finis di posisi ke-12, sementara Veda Ega tampil lebih impresif dengan mengamankan tempat keenam. Tim ZK Racing kini tengah melakukan evaluasi mendalam agar pembalapnya bisa tampil lebih tenang dan kompetitif dalam menghadapi sisa lima seri krusial penutup musim.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang