Publik Elland Road sempat dibuat bertanya-tanya ketika Leeds United menggelontorkan dana sekitar Rp682 Juta untuk memboyong Tarik Muharemovic dari Sassuolo. Angka tersebut menjadikannya bek termahal klub untuk menggantikan Pascal Struijk yang merapat ke Brighton. Namun, hanya dalam beberapa bulan berselang, keraguan itu berubah sepenuhnya menjadi puja-puji. Dilansir dari BBC Sport, bek bertubuh jangkung ini menjelma sebagai pilar kokoh di jantung pertahanan The Whites dan langsung merebut hati para suporter setia.

Pengaruh instan sang bek tengah asal Bosnia-Herzegovina ini tidak lepas dari latar belakang kariernya yang sempat menimba ilmu bersama para legenda hidup Juventus seperti Leonardo Bonucci dan Giorgio Chiellini. Penggemar menjulukinya sebagai 'Tembok Bata Bosnia' berkat ketangguhannya di udara serta gaya bertahan tanpa kompromi. Konsistensi permainan di bawah arahan pelatih membuat lini belakang Leeds menjelasa sebagai salah satu yang paling rapat di Premier League musim ini, persis di bawah sang juara bertahan Arsenal.

Tidak hanya tangguh mengamankan area pertahanan sendiri, pemain bernomor punggung lima ini juga aktif berkontribusi di lini serang dengan catatan satu gol serta dua assist penting. Sentuhan berkelasnya, termasuk assist tumit belakang kala menghadapi Newcastle United, membuktikan bahwa ia bukan sekadar bek pembuang bola biasa. Performa impresif ini bahkan langsung menarik perhatian raksasa Eropa seperti Barcelona, Liverpool, Bayern Munich, hingga Inter Milan yang mulai memantau situasi sang pemain.

Mantan manajer Leeds, Simon Grayson, mengakui bahwa Muharemovic memiliki profil yang sangat pas dengan kebutuhan taktik tim yang mengandalkan formasi tiga bek di sisi kiri. Kemampuan kaki kirinya yang luwes dalam melepaskan umpan pendek maupun jarak jauh menjadi senjata tambahan dalam membangun serangan dari lini belakang. Dukungan penuh dari sang ayah, Rasim, yang selalu hadir di setiap laga kandang maupun tandang semakin membuat adaptasinya berjalan mulus di tanah Yorkshire.

Dengan catatan tanpa pernah absen semenit pun di kasta tertinggi Liga Inggris serta torehan poin yang impresif bagi klub promosi ini, perbincangan mengenai statusnya sebagai rekrutan terbaik musim ini kian kencang berhembus. Walaupun masa depan jangka panjangnya kerap dispekulasikan dengan klub-klub elite dunia, fokus utamanya saat ini tetap memberikan segalanya bagi Leeds United. Konsistensi di sisa kompetisi tentu akan menjadi ujian penentu seberapa jauh ia mampu melangkah di panggung sepak bola Inggris.