Malam penuh sejarah tersaji di Stadion De Kuip ketika Como menjalani laga tandang perdana mereka di ajang UEFA menghadapi Feyenoord. Atmosfer panas langsung terasa di Rotterdam, di mana lebih dari 1000 pendukung setia rela melakukan perjalanan jauh demi mengawal tim kebanggaan mereka di panggung Eropa.
Bagi penyerang andalan Tasos Douvikas, lawatan ke tanah Belanda ini memunculkan memori manis masa lalu. Sebelum merumput di Italia, ia sempat mencatatkan diri sebagai pencetak gol terbanyak Eredivisie bersama Utrecht pada musim 2022-23 dengan koleksi 19 gol dari 32 pertandingan, meski ia mengakui belum pernah sekalipun membobol gawang Feyenoord sepanjang kariernya di Belanda.
Dilansir dari Football Italia, penyerang asal Yunani tersebut menyampaikan antusiasmenya kepada Sky Sport Italia jelang sepak mula. Ia merasa sangat gembira bisa kembali ke Belanda dan merasakan atmosfer kompetisi elite antarklub Eropa yang memberikan energi positif bagi seluruh skuad asuhan pelatih dalam mengarungi ketatnya persaingan musim ini.
Langkah Como di kopeksitas Liga Champions sendiri dimulai dengan catatan gemilang saat membungkam RB Leipzig 41, di mana Douvikas turut mencatatkan namanya di papan skor. Meski dalam laga ini ia harus memulai pertandingan dari bangku cadangan karena taktik pelatih yang memasang Nico Paz sebagai false nine menyusul cedera yang menimpa Moise Kean, kesiapan tim tetap berada di level maksimal.
Dukungan penuh dari ribuan suporter di tribun De Kuip menjadi bahan bakar tambahan bagi Como untuk memburu tiga angka penting. Tantangan besar ini menguji konsistensi performa tim sekaligus ambisi mereka untuk terus melangkah jauh dan menciptakan kejutan berkelanjutan di pentas sepak bola Benua Biru.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang