Domenico Tedesco harus menerima konsekuensi berat setelah insiden kontroversial dalam laga Bologna melawan Sassuolo. Pelatih Bologna itu dijatuhi hukuman larangan mendampingi tim selama dua pertandingan Serie A dan denda sebesar €5.000 atau setara Rp85 juta. Keputusan ini dikeluarkan oleh komisi disiplin Lega Serie A setelah menyelesaikan evaluasi pertandingan pekan ketiga pada Senin malam.
Hukuman tersebut tidak hanya berdampak pada Tedesco, tetapi juga presiden klub Bologna, Joey Saputo. Saputo diskors hingga 30 September karena menggunakan bahasa ofensif terhadap wasit di pinggir lapangan dan melanjutkan protes di terowongan setelah pertandingan. Laporan wasit dan ofisial keempat menjadi dasar sanksi ini, yang jelas merugikan Bologna yang tengah berusaha bangkit setelah hasil imbang 2-2 melawan Sassuolo.
Insiden ini bermula ketika Tedesco diusir dari pinggir lapangan akibat protes keras terhadap keputusan wasit. Protes tersebut berlanjut di terowongan, yang kemudian dilaporkan oleh wasit dan ofisial keempat. Akibatnya, Tedesco tidak dapat mendampingi tim dalam dua pertandingan penting ke depan, sementara Saputo harus menyaksikan laga dari tribun hingga akhir bulan.
Sementara itu, gelandang Atalanta, Gianluca Gaetano, juga menerima hukuman serupa. Ia dijatuhi larangan bermain satu pertandingan dan denda €10.000 atau sekitar Rp170 juta karena menghina wasit setelah peluit akhir dalam kekalahan Atalanta dari Roma. Gaetano menerima kartu merah langsung, meskipun pelatih Maurizio Sarri membantah telah terjadi penghinaan.
Keputusan ini menjadi pukulan bagi Atalanta yang kehilangan gelandang kreatifnya untuk satu laga. Gaetano, yang dikenal sebagai pemain dengan visi permainan baik, harus absen dalam pertandingan berikutnya, memaksa Sarri untuk mencari opsi pengganti di lini tengah. Kekalahan dari Roma juga menambah tekanan bagi Atalanta yang belum konsisten di awal musim.
Dengan sanksi ini, Bologna dan Atalanta harus segera beradaptasi. Bologna kehilangan sosok penting di pinggir lapangan, sementara Atalanta kehilangan pengatur serangan. Kedua tim dituntut untuk tetap fokus menghadapi jadwal padat Serie A, tanpa kehadiran figur kunci mereka.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang