Dunia sepak bola kembali harus mengucapkan selamat tinggal kepada salah satu penyerang paling ikonik dekade ini. Mantan ujung tombak Timnas Norwich City dan Finlandia, Teemu Pukki, secara resmi mengumumkan keputusannya untuk pensiun dari dunia si kulit bundar di usia 36 tahun. Dilansir dari BBC Sport, keputusan ini menandai akhir dari perjalanan panjang seorang striker pekerja keras yang sukses menorehkan tinta emas di berbagai kompetisi Eropa hingga Major League Soccer.

Pukki yang sebelumnya telah memutuskan pensiun dari tim nasional tahun lalu, menutup karier internasionalnya sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa timnas Finlandia. Ia sukses mengoleksi 43 gol dari 133 penampilan, sebuah catatan sensasional yang menempatkannya sebagai salah satu ikon terbesar sepak bola negaranya. Perjalanan kariernya di level klub juga tak kalah gemilang, terutama ketika ia menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan lawan di ajang Premier League maupun Championship bersama klub yang berbasis di Carrow Road tersebut.

Kenangan manis pendukung The Canaries tentu tidak akan pernah lepas dari periode 2018 hingga 2023, di mana ia sukses mencetak 88 gol dari 210 penampilan. Datang tanpa banyak ekspektasi, ia menjelma menjadi mesin gol utama dan membawa klub promosi dua kali ke kasta tertinggi Liga Inggris. Kolaborasi apiknya bersama rekan setim di lini depan kerap menjadi mimpi buruk bagi bek-bek lawan dan membekas di ingatan publik Carrow Road yang sering merayakan golnya lewat selebrasi 'Pukki Party'.

Dalam pesan perpisahan yang ia unggah melalui akun media sosial pribadinya, sang penyerang mengungkapkan rasa syukur mendalam atas apa yang telah ia capai selama berkarier di lapangan hijau. Ia merasa sepak bola telah memberikannya lebih banyak hal dibanding apa yang ia impikan saat masih kecil, termasuk kesempatan melihat dunia dan mendapatkan pengalaman berharga. Meskipun tidak selalu berjalan mulus, kecintaannya terhadap olahraga ini tidak pernah luntur seiring perjalanan waktu bersama klub-klub yang pernah dibelanya.

Sebelum gantung sepatu sepenuhnya, pemain yang juga pernah berseragam Schalke, Brondby, Celtic, dan Minnesota United ini akan menjalani laga terakhirnya di kompetisi domestik bersama HJK Helsinki. Keputusan pensiun ini akan resmi efektif setelah musim Veikkausliiga berakhir pada 8 November mendatang. Kini, lembaran baru telah dibuka bagi sang legenda, meninggalkan warisan abadi sebagai salah satu penyerang paling disegani di daratan Britania Raya dan Skandinavia.