Kabar duka yang mengguncang dunia sepak bola Spanyol beberapa waktu lalu direspons dengan tindakan nyata penuh empati oleh manajemen Tenerife. Klub kasta kedua Liga Spanyol tersebut secara resmi berkomitmen untuk menanggung masa depan finansial putri mendiang penyerang mereka, Jesús de Miguel, yang baru berusia satu tahun, hingga menginjak usia 18 tahun. Keputusan mulia ini diinisiasi langsung oleh pemegang saham mayoritas klub, Rayco García, sebagai bentuk tanggung jawab moral mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan.

Jesús de Miguel berpulang dalam usia 30 tahun setelah mengalami serangan jantung pascaluka benturan dengan penjaga lawan dalam laga kontra Andorra. Kepergian tragis sang penyerang meninggalkan duka mendalam bagi sang istri, María, serta putri kecil mereka, Carla. Dalam acara penghormatan terakhir yang digelar di Stadion Heliodoro Rodríguez López, pihak klub menegaskan bahwa masa depan sang buah hati akan mendapat jaminan penuh dari keluarga besar klub, termasuk dukungan materiil di luar ketentuan legal formal.

Gelombang solidaritas pun terus mengalir deras dari berbagai penjuru dunia sepak bola untuk mengenang nomor punggung sembilan yang biasa dikenakan sang pemain. Dilansir dari ESPN FC, penggalangan dana terpisah yang diinisiasi oleh penyerang Hercules, Fran Sol, telah sukses mengumpulkan donasi lebih dari 150 ribu Euro atau setara dengan sekitar Rp2,5 Miliar. Sejumlah bintang lapangan hijau seperti penyerang tim nasional Spanyol, Álvaro Morata, turut ambil bagian memberikan donasi dalam gerakan kemanusiaan tersebut.

Tidak hanya itu, klub-klub rival seperti Burgos dan Almería juga menunjukkan kepedulian luar biasa dengan mendonasikan seluruh hasil penjualan tiket pertandingan kandang mereka saat menghadapi Tenerife musim ini. Raksasa Premier League asal Inggris, Manchester United, bahkan turut mengirimkan karangan bunga serta pesan belasungkawa resmi untuk menguatkan keluarga dan manajemen klub yang sedang berduka kehilangan sosok penting di lini depan.

Upacara pemakaman Jesús de Miguel sendiri telah dilangsungkan di Navahermosa dengan dihadiri oleh ratusan pelayat, termasuk pelatih kepala tim nasional Spanyol Luis de la Fuente serta presiden Real Madrid Florentino Perez. Seluruh elemen sepak bola Spanyol sepakat memberikan penghormatan terakhir melalui momen mengheningkan cipta serta menghentikan jalannya laga sejenak pada menit kesembilan sebagai simbol abadi pengabdian sang penyerang semasa hidup di atas lapangan hijau.