Perjuangan keras harus dibayar mahal oleh skuad garuda tatkala Timnas Futsal Indonesia harus mengakui keunggulan Peru dengan skor tipis 1-2 dalam lanjutan turnamen Copa das Nacoes de Futsal di Brasil. Duel yang berlangsung sengit pada Minggu (18/10) dini hari WIB ini menyajikan drama serangan cepat, di mana lini pertahanan Merah Putih dibuat kewalahan sejak menit awal babak pertama.

Petaka bagi skuad asuhan pelatih Marcelo Frassoni bermula ketika gawang Indonesia jebol lewat aksi Usquiano. Gol pembuka ini tercipta secara unik setelah Usquiano sukses memanfaatkan umpan matang dari kiper Peru, Jesus Herrera, yang secara berani naik membantu lini serang. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan wakil Amerika Selatan tersebut hingga membuat barisan belakang Garuda kehilangan fokus.

Herrera kembali menjadi mimpi buruk bagi Indonesia lewat inisiatif serangan yang berbuah gol kedua. Umpan jauh akurat dari sang penjaga gawang berhasil menjadi awal terciptanya gol kedua Peru yang dilesakkan oleh Juarez. Tertinggal dua gol tentu membuat tempo permainan semakin panas, memaksa para pemain Garuda mencari celah untuk membongkar rapatnya pertahanan lawan.

Di tengah tekanan hebat, secercah harapan muncul ketika Yogi Saputra sukses mencetak gol balasan bagi Indonesia. Memanfaatkan skema bola mati dari situasi sepak pojok, Yogi melepaskan tembakan mendatar yang tak mampu dihalau kiper lawan, mengubah kedudukan menjadi 1-2 dan menghidupkan kembali asa di sisa waktu pertandingan.

Sayangnya, gol tersebut menjadi satu-satunya catatan positif bagi Indonesia di laga ini. Berdasarkan hasil akhir turnamen Copa das Nacoes de Futsal, Garuda harus puas menduduki peringkat keenam setelah menelan kekalahan di tiga laga beruntun, termasuk takluk 0-3 dari Brasil dan 0-2 dari Cape Verde. Evaluasi menyeluruh kini menjadi harga mati demi mendongkrak level permainan di kancah internasional.