Ambisi besar kini tengah diusung oleh Timnas Indonesia cabang olahraga padel yang sedang bersiap menghadapi perjuangan berat di babak kualifikasi. Di bawah naungan PB Padel Indonesia, skuad Merah Putih bertekad mengamankan tiket menuju putaran final Piala Dunia Padel 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Doha, Qatar. Tantangan tidak mudah langsung menghadang di depan mata karena persaingan zona Asia terkenal sangat ketat dan penuh tekanan.

Ketua Umum PB Padel Indonesia, Galih Dimuntur Kartasasmita, menjelaskan bahwa peluang Garuda bergantung penuh pada jumlah slot yang nantinya resmi diberikan oleh Federasi Padel Internasional (FIP). Saat ini, jatah resmi untuk wilayah Asia baru mencakup satu negara saja untuk masing-masing sektor putra dan putri. Kendati demikian, masih ada secercah harapan terkait potensi tambahan kuota yang dipengaruhi oleh status Qatar sebagai tuan rumah turnamen akbar tersebut.

Demi menghadapi persaingan sengit di Kuwait mulai tanggal 26 Oktober mendatang, total 16 atlet terbaik yang terdiri dari delapan putra dan delapan putri telah dipersiapkan secara matang. Format skuad akan menerapkan enam pemain inti di lapangan serta dua pemain cadangan on-site yang siap diturunkan kapan saja. Seluruh pejuang padel tanah air ini langsung digembleng dalam pemusatan latihan intensif usai merampungkan agenda kejuaraan nasional demi mematangkan taktik permainan.

Meskipun menyadari rintangan yang harus dihadapi terasa sangat terjal, semangat juang para atlet sama sekali tidak luntur demi membawa nama harum bangsa di kancah internasional. Keberangkatan rombongan tim dijadwalkan pada Kamis malam agar para pemain memiliki cukup waktu adaptasi sebelum pertandingan perdana dimulai. Tekad bulat telah dicanangkan untuk mengerahkan kemampuan hingga 150 persen demi mencatatkan sejarah baru bagi perkembangan olahraga padel tanah air.