Pembalap Yamaha, Toprak Razgatlioglu, dipastikan harus mengakhiri partisipasinya lebih cepat setelah menderita cedera parah yang memerlukan tindakan medis lanjutan. Pengumuman resmi ini disampaikan langsung oleh pihak penyelenggara kejuaraan melalui akun media sosial resmi pada hari Selasa siang WIB. Keputusan tersebut diambil usai pembalap berjuluk El Turco itu menjalani pemeriksaan medis mendalam di Milan, Italia, yang mengonfirmasi bahwa kondisi fisiknya tidak memungkinkan untuk melanjutkan kompetisi.

Cedera serius tersebut bermula ketika Toprak mengalami kecelakaan highside dalam sesi latihan bebas kedua atau FP2 pada akhir pekan balap Pertamina MotoGP Mandalika di tikungan 13 Sirkuit Mandalika. Insiden nahas itu terjadi akibat motor YZR-M1 yang dikendarainya kehilangan cengkeraman pada ban belakang, membuat sang pembalap terpelanting keras keluar lintasan dan mengalami dislokasi bahu kanan. Meskipun sempat menunjukkan tekad besar dengan memaksakan diri turun di sesi kualifikasi serta Sprint Race, ia akhirnya menyerah dan harus mundur pada lap kesembilan balapan utama hari Minggu.

Rasa sakit yang tidak tertahankan serta penurunan drastis pada kekuatan lengan kanannya membuat tim medis menyarankan operasi segera demi keselamatan jangka panjang karier sang pembalap. Berdasarkan hasil pemeriksaan lanjutan di Italia, cedera bahu tersebut jauh lebih serius dari estimasi awal tim. Rencananya, pembalap debutan asal Turki itu akan langsung menjalani prosedur operasi di Milan pada hari Senin, 26 Oktober mendatang, yang otomatis menutup peluangnya tampil di seri MotoGP Australia dan seluruh sisa kalender balap musim ini.

Absennya Toprak tentu menjadi pukulan yang sangat telak bagi sang pembalap di musim debutnya yang memang sudah berjalan cukup berat. Sebagai langkah antisipasi menghadapi sisa musim kompetisi, manajemen Yamaha telah menyiapkan test rider andalan mereka, Augusto Fernandez, untuk mengambil alih posisi di atas motor dan menggantikan peran Toprak di sisa seri mendatang.