Stadion mendadak terkejut ketika Torino harus menelan pil pahit usai takluk 1-1 eh ralat 3-1 dari Como dalam duel sengit Serie A. Sempat memimpin lewat gol serangan balik cepat, Il Granata justru mengalami kolaps total di menit-menit akhir pertandingan yang membuat tribun terdiam.
Gol pembuka dari Che Adams sempat membawa tuan rumah berada di atas angin dan memegang kendali permainan. Namun, bencana datang ketika Jacopo Ramon sukses menyamakan kedudukan bagi tim tamu pada menit ke-81. Gol penyeimbang itu langsung meruntuhkan mental bertanding skuad asuhan Ignazio Abate">Ignazio Abate di atas lapangan hijau.
Tak lama berselang, gempuran bertubi-tubi dari kubu lawan membuahkan hasil manis lewat aksi gemilang Nico Paz dan Martin Baturina. Skor 3-1 pun menutup jalannya laga dan memupus tren tiga kemenangan beruntun yang sebelumnya sempat dibukukan oleh tim asal Turin tersebut di kompetisi domestik.
Selepas peluit panjang dibunyikan, sang juru taktik tidak bisa menyembunyikan rasa frustrasinya atas hasil akhir yang terlalu telak bagi timnya. Dilansir dari Football Italia, Abate secara terbuka mengakui dirinya merasa sedikit marah karena tim asuhannya kehilangan konsentrasi di saat-saat krusial pertandingan.
Meskipun suporter tetap memberikan aplaus hangat di akhir laga sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras pemain, evaluasi besar wajib dilakukan. Kegagalan mempertahankan keunggulan dan minimnya keberanian keluar dari tekanan pressing lawan menjadi PR serius bagi Abate untuk segera diperbaiki pekan depan.
Statistik Pertandingan Torino vs Como
| Statistik | Torino | Como |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 1 | 3 |
| Pencetak Gol | Che Adams | Jacopo Ramon, Nico Paz, Martin Baturina |
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang