Deru nyanyian "poetry in motion" sempat menggema dari tribun pendukung Liverpool di Selhurst Park, membawa aroma optimisme yang sempat hilang. Kemenangan meyakinkan 3-1 atas Crystal Palace di ajang Premier League memperlihatkan kilau lini serang mahal asuhan pelatih Andoni Iraola. Kuartet penyerang utama The Reds yang dibanderol dengan harga fantastis lebih dari Rp7,8 Triliun perlahan mulai menunjukkan, harmoni di atas lapangan hijau bukanlah utopia belaka.
Gol pembuka dari Alexis Mac Allister sempat memecah kebuntuan sebelum turun minum, tetapi momen sesungguhnya terjadi di paruh kedua. Ronald Araujo mengirimkan operan matang kepada Bradley Barcola di sisi kanan, yang langsung melepaskan umpan silang akurat untuk diselesaikan dengan sempurna oleh Florian Wirtz. Aksi kilat ini menjadi bukti nyata potensi besar yang bisa digali jika lini depan termahal tersebut benar-benar menyatu dalam skema taktik pelatih asal Spanyol tersebut.
Tidak berhenti di situ, jelang laga bubar, pemain pengganti Víctor Muñoz turut menjadi kreator serangan balik kilat. Umpannya disambut dengan dingin oleh Alexander Isak, yang melepaskan tendangan keras untuk mencetak gol kedelapannya musim ini di semua kompetisi. Dilansir dari ESPN FC, kemenangan tandang ini sukses mengatrol posisi The Reds ke peringkat keempat klasemen sementara sebelum jeda internasional, sekaligus mengobati luka usai kekalahan menyakitkan dari Fenerbahce di Liga Champions.
Kendati demikian, penampilan di kandang Palace tidak sepenuhnya sempurna karena Liverpool beberapa kali harus berterima kasih kepada mistar gawang dan aksi gemilang penjaga gawang Alisson Becker. Pelatih Andoni Iraola mengakui timnya masih memiliki banyak ruang untuk berbenah, terutama setelah inkonsistensi yang ditunjukkan di awal musim ini. Catatan positif di laga tandang musim Premier League kontras dengan catatan kandang mereka yang masih seret gol di Anfield.
Kini, ujian sesungguhnya menanti Si Merah di paruh kedua kompetisi. Ketajaman Isak, Barcola, dan Wirtz yang mulai terbangun harus diuji secara konsisten. Duel sengit kontra rival abadi di Anfield selepas jeda internasional bakal menjadi panggung ideal untuk membuktikan apakah lini serang megah ini benar-benar siap mendikte persaingan juara.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang