Pembalap andalan Marc Marquez akhirnya bisa bernapas lega setelah berhasil menuntaskan balapan utama di Sirkuit Mandalika tanpa insiden jatuh. Finis di posisi keenam pada ajang Pertamina MotoGP Mandalika 2026 terasa seperti sebuah mimpi yang menjadi kenyataan bagi sang juara dunia, mengingat rekam jejak buruknya di lintasan Lombok pada tahun-tahun sebelumnya.

Dominasi pabrikan Aprilia yang menguasai podium teratas melalui kemenangan Marco Bezzecchi serta Raul Fernandez, Jorge Martin, dan Ai Ogura sama sekali tidak meredam kebahagiaan pembalap berjuluk The Baby Alien tersebut. Konsistensi performa yang ditunjukkan sepanjang akhir pekan, termasuk kemenangan impresif pada sesi Sprint Race, membuktikan bahwa kerja keras tim membuahkan hasil positif di lintasan yang selama ini dianggap paling menyulitkan.

Dilansir dari CNN Indonesia, Marquez secara terbuka mengakui bahwa pencapaiannya kali ini melampaui ekspektasi awal sebelum akhir pekan dimulai. Kehilangan hanya tiga poin dari sang juara seri serta mampu menyamai perolehan poin Martin di sirkuit yang tidak menguntungkan adalah sebuah bonus besar dalam persaingan klasemen MotoGP musim ini.

Perasaan senang yang meluap-luap dari pembalap asal Spanyol tersebut sangat beralasan mengingat kutukan yang selalu menghantuinya sejak 2022 hingga 2025. Mulai dari gagal start akibat mengalami gegar otak ringan pada debut empat tahun silam, hingga rentetan insiden kecelakaan di balapan utama tahun 2023, 2024, dan 2025 yang selalu memupus harapan untuk menyentuh garis finis.

Meskipun sempat mengakui mengalami kesulitan yang cukup berarti terutama pada paruh kedua balapan utama hari Minggu, sang pembalap tetap menutup akhir pekan di Mandalika dengan senyuman lebar. Konsistensi motor dan ketahanan mental di atas lintasan kini menjadi modal berharga bagi Marquez untuk menatap seri-seri balapan selanjutnya dengan kepercayaan diri yang jauh lebih tinggi.