Luka lama Hearts di Celtic Park kembali menganga jelang lawatan krusial akhir pekan ini. Mengingat bagaimana mimpi juara mereka dihancurkan secara kejam dalam kurun waktu 11 menit saja pada bulan Mei lalu, atmosfer stadion markas sang juara bertahan dipastikan bakal menguji mentalitas bertanding pasukan asuhan Wouter Vrancken secara maksimal.
Meski dihantui memori kelam tersebut, pelatih asal Belgia itu dengan tegas meminta anak asuhnya untuk tidak hidup di masa lalu. Berbekal tren positif usai membantai St Mirren 5-0 pekan lalu serta suntikan ambisi dari investor klub Tony Bloom, tim tamu bertekad membuktikan kapasitas mereka sebagai kandidat peraih gelar juara Liga Skotlandia musim ini.
Di sisi lain, Celtic menyambut laga ini dalam situasi yang kurang ideal di mata suporter. Kekalahan telak dari Benfica di kancah Eropa memperpanjang catatan negatif menjadi empat kekalahan dari lima laga terakhir, memicu ketegangan antara suporter dan jajaran manajemen klub.
Kendati demikian, dominasi Celtic di kandang sendiri tetap tidak boleh diremehkan oleh sang penantang. Pelatih Martin O'Neill secara terbuka mengakui bahwa Hearts kini bertransformasi menjadi penantang gelar yang sangat serius dan mewaspadai ancaman dari tim tamu.
Pertemuan ini bukan sekadar urusan memburu tiga poin di tabel klasemen, melainkan pertarungan gengsi dan ujian konsistensi bagi kedua kubu. Apakah Hearts mampu membalas tuntas kepedihan musim lalu, atau justru Celtic yang bangkit untuk meredam ambisi besar sang lawan di kandang sendiri?
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang